Piala Kemerdekaan Pati Open 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 228 Atlet dari Empat Provinsi

Berita, Olahraga54 Dilihat

PORTALMURIA.com, PATI – Ajang olahraga Piala Kemerdekaan Pati Open 2026 resmi dibuka dengan meriah di Stadion Gelora Soekarno Mojoagung, Universitas Safin Pati. Kejuaraan woodball tersebut menjadi salah satu momentum memperingati semangat kemerdekaan sekaligus mendorong perkembangan olahraga woodball, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Pembukaan kejuaraan dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), DPRD Kabupaten Pati, serta jajaran Pengurus Woodball Provinsi Jawa Tengah.

Dari Pemerintah Kabupaten Pati, hadir Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pati Rekso Suhartono, S.E., M.M. Kehadiran Dispora menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan kompetisi sekaligus pembinaan atlet-atlet berprestasi di Kabupaten Pati.

Sementara dari jajaran KONI Kabupaten Pati, kegiatan diwakili oleh Sukardi bersama tim. Dari unsur DPRD Kabupaten Pati hadir Teguh Bandang Waluyo, yang mewakili Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, yang berhalangan hadir karena memiliki agenda lain.

Pembukaan juga dihadiri jajaran Pengurus Woodball Provinsi Jawa Tengah, yakni Ketua Woodball Jawa Tengah Ardhana Arifianto, S.E., dan Sekretaris Siswo Abadi.

Piala Kemerdekaan Pati Open 2026 mendapat antusiasme tinggi dari para atlet. Sebanyak 228 atlet ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, terdiri atas 109 atlet kategori senior dan 119 atlet kategori junior.

Para peserta tergabung dalam 21 klub yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota. Tidak hanya dari wilayah Jawa Tengah, sejumlah klub dan atlet juga datang dari luar provinsi.

Tercatat terdapat peserta yang mewakili empat provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Banten.

Kehadiran atlet dari berbagai daerah tersebut menunjukkan bahwa Piala Kemerdekaan Pati Open 2026 memiliki daya tarik tersendiri sekaligus menjadi ruang kompetisi bagi para atlet woodball untuk mengukur kemampuan mereka.

Penyelenggaraan Piala Kemerdekaan Pati Open 2026 tidak semata-mata menjadi ajang perebutan prestasi. Kompetisi ini juga menjadi sarana pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan atlet dalam menghadapi persaingan pada level yang lebih tinggi.

Dengan jumlah peserta mencapai 228 atlet, kejuaraan tersebut diharapkan mampu menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan atlet-atlet potensial, khususnya dari Kabupaten Pati dan Jawa Tengah.

Dukungan pemerintah daerah, KONI, DPRD, serta Pengurus Woodball Provinsi Jawa Tengah dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga woodball.

Selain mengejar prestasi, para peserta diharapkan mampu menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

Piala Kemerdekaan Pati Open 2026 sekaligus menjadi gambaran bahwa olahraga woodball terus berkembang dan semakin mendapatkan tempat di tengah masyarakat. Semangat kompetisi tersebut diharapkan dapat melahirkan atlet berprestasi yang mampu membawa nama Pati dan Jawa Tengah ke tingkat yang lebih tinggi.

(Red.)