Petugas Lapas Pati Gagalkan Upaya Penyelundupan 2 HP Oleh Pengunjung

Berita, Pati1344 Dilihat

PATI, PortalMuria.com — Upaya penyelundupan barang terlarang kembali mencoreng ruang kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati. Seorang pengunjung perempuan kedapatan menyembunyikan dua unit handphone beserta kabel charger di pakaian dalamnya. Aksi nekat itu berhasil digagalkan petugas pada Kamis, 27 Desember 2025.

Yang membuat kasus ini mencuri perhatian, pelakunya tidak kecolongan oleh petugas senior, melainkan oleh seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) muda bernama Annisa Azzahra Putri, yang kala itu tengah bertugas di pos penggeledahan badan. Ketelitian Annisa menjadi kunci terbongkarnya upaya penyelundupan itu.

Peristiwa berawal dari gelagat mencurigakan pengunjung yang tampak gugup saat memasuki ruang layanan kunjungan. Kecurigaan makin kuat ketika KTP dan kartu kunjungan pengunjung tertinggal di meja pemeriksaan, membuat petugas menghubunginya untuk mengembalikan identitas tersebut.

Saat didatangi, perempuan itu beralasan keluar ruangan untuk mengambil kerupuk yang katanya tertinggal. Namun, sesuai SOP Lapas Pati, setiap pengunjung yang keluar lalu masuk kembali wajib menjalani penggeledahan ulang.

Ketika prosedur pengamanan itu dijalankan, kegugupan pengunjung justru makin menjadi. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan badan dan barang secara menyeluruh, hingga akhirnya menemukan dua handphone dan satu kabel charger yang disembunyikan di pakaian dalam.

Foto: Barang bukti dua HP yang hendak diselundupkan ke Lapas Pati

Temuan itu langsung dilaporkan ke petugas P2U dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) untuk ditindaklanjuti.

Barang bukti disita, sementara pengunjung tersebut dijatuhi sanksi sesuai prosedur. Pihak lapas menegaskan bahwa insiden itu menjadi bukti komitmen kuat jajaran pengamanan dalam memberantas peredaran barang terlarang.

Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menegaskan tidak akan memberi ruang bagi praktik penyelundupan sekecil apa pun.

“Kami selalu melakukan pemeriksaan secara ketat kepada seluruh pengunjung. Ini bagian dari komitmen kami menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” ujarnya.

Penggagalan penyelundupan ini menjadi penanda bahwa peningkatan pengawasan, bahkan oleh petugas CPNS sekalipun, mampu memperkuat benteng keamanan lapas dari ancaman barang terlarang.

(Red.)