Supeltas Grobogan Dibina Polres, 35 Relawan Ditegaskan Anti Pungli

Berita, GROBOGAN506 Dilihat

GROBOGANPortalMuria.com – Sebanyak 35 Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mendapat pembinaan langsung dari Polres Grobogan, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret memperkuat peran relawan di tengah meningkatnya tuntutan ketertiban lalu lintas.

Di halaman Mapolres, para Supeltas tampak serius mengikuti pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas mereka sebagai mitra kepolisian di lapangan.

Tak hanya diberi arahan, para relawan juga dibekali keterampilan teknis berupa 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas. Pelatihan ini menjadi fondasi penting agar Supeltas tidak sekadar “hadir”, tetapi benar-benar mampu mengatur arus kendaraan secara efektif dan aman.

Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar para relawan dapat bekerja secara tepat dan profesional.

“Pelatihan ini dimaksudkan sebagai bekal agar para Supeltas mampu membantu tugas kepolisian secara tepat dan profesional di lapangan,” ujarnya.

Dalam pembinaan tersebut, Polres Grobogan juga menyoroti isu sensitif yang kerap melekat pada keberadaan Supeltas, yakni potensi pungutan liar (pungli).

Kapolres menegaskan, relawan harus bekerja dengan niat tulus membantu masyarakat, bukan mencari keuntungan pribadi. Pembinaan ini sekaligus menjadi filter agar tidak ada praktik pemalakan terhadap pengguna jalan.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap keberadaan Supeltas yang selama ini kerap menjadi perbincangan.

Selain integritas, aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama. Para Supeltas diwajibkan menggunakan rompi keselamatan, baik siang maupun malam hari, guna meminimalisir risiko kecelakaan saat bertugas.

Polres juga menekankan bahwa Supeltas idealnya berasal dari warga lokal yang memahami kondisi titik rawan kemacetan di wilayahnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka, para Supeltas menerima bantuan rompi keselamatan baru untuk meningkatkan visibilitas di jalan. Tak hanya itu, paket sembako juga diberikan sebagai bentuk tali asih sekaligus penyemangat.

Di akhir kegiatan, Polres Grobogan berharap para relawan tidak hanya membantu mengurai kemacetan, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Kami berharap rekan-rekan Supeltas dapat menjadi pelopor keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat luas,” pungkas Kapolres.

Dengan pembinaan ini, Supeltas di Grobogan diharapkan naik kelas,yang awalnya dari sekadar relawan kini menjadi mitra strategis kepolisian yang profesional, berintegritas, dan dipercaya publik.

(Red.)