Muscab PKB Pati 2026 Ungkap Tujuh Calon Ketua DPC, Termasuk Plt. Bupati Risma Ardhi Chandra

Politik35 Dilihat

Portal Muria – 16 April 2026 | Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati yang dilangsungkan pada Kamis, 16 April 2026, di Hotel Gitrary, menandai langkah penting dalam proses pemilihan pimpinan partai di tingkat kabupaten. Acara tersebut tidak hanya menjadi forum penetapan nama-nama calon, melainkan juga menjadi ajang evaluasi awal terhadap kader yang berpotensi memimpin PKB Pati selama periode 2026-2030.

Ketua Panitia Muscab, Sunoto, mengungkapkan bahwa proses pengusulan nama-nama calon Ketua DPC PKB Pati merupakan hasil kerja keras Tim Koordinator DPP PKB yang secara aktif turun ke lapangan untuk mengidentifikasi tokoh-tokoh yang memiliki integritas, loyalitas, dan kompetensi politik yang dibutuhkan. Menurut Sunoto, ketujuh nama yang dibacakan oleh DPP tidak bersifat final, melainkan masih harus melewati serangkaian uji kompetensi yang akan dilaksanakan oleh pusat.

Berikut adalah daftar lengkap calon yang diusulkan:

Penekanan utama dalam Muscab kali ini adalah sifat pengusulan, bukan pemilihan langsung di tempat. Sunoto menegaskan bahwa semua nama yang muncul merupakan hasil penilaian komprehensif DPP, yang mencakup pertimbangan terhadap latar belakang sosial, kontribusi partai, serta reputasi di kalangan masyarakat dan kader.

Setelah usulan nama selesai, tahapan selanjutnya adalah uji kompetensi yang akan diselenggarakan langsung oleh DPP PKB. Uji kompetensi ini dirancang untuk menilai kesiapan mental, etika politik, loyalitas terhadap partai, serta dedikasi kerja calon. Hasil dari uji kompetensi akan di-breakdown menjadi nilai numerik yang menjadi dasar keputusan DPP dalam menentukan siapa yang paling layak memegang jabatan Ketua DPC PKB Pati.

Meski proses tersebut masih berada pada fase awal, Sunoto sudah menekankan pentingnya faktor loyalitas kader dalam penentuan akhir. “PKB adalah partai kader. Barometer utama kami adalah loyalitas. Kami tidak ingin proses ini berubah menjadi lelang politik di mana uang menjadi faktor utama,” ujarnya dengan tegas.

Sementara itu, Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, yang termasuk dalam daftar calon, menyatakan kesiapan dan komitmennya jika nantinya dipercaya memimpin DPC PKB Pati. Risma menuturkan bahwa dirinya baru bergabung dengan PKB menjelang Pilkada 2024 sebagai bagian dari proses naturalisasi kader, dan bertekad memperkuat hubungan partai dengan masyarakat setempat.

“Saya baru masuk PKB menjelang pencalonan wakil Bupati. Saya masuk sebagai kader naturalisasi, dan siap mengemban amanah jika terpilih,” kata Risma Ardhi Chandra dalam wawancara singkat setelah Muscab.

Berbagai pihak internal PKB Pati menilai bahwa keberagaman latar belakang calon—dari legislator, eksekutif daerah, hingga kader partai internal—menjadi kekuatan tersendiri. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang tidak hanya menguasai aspek legislatif, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang administrasi daerah serta dinamika partai.

Namun, tantangan utama tetap pada proses uji kompetensi yang belum ditetapkan waktunya. Sunoto mengakui bahwa hingga ketua DPC terpilih, jadwal pasti pelaksanaan uji kompetensi masih belum dapat dipastikan. “Kami menunggu arahan resmi dari DPP, dan setelah itu baru kami susun jadwal yang transparan bagi semua calon,” jelasnya.

Secara umum, Muscab PKB Pati 2026 mencerminkan upaya partai untuk memperkuat struktur organisasinya di tingkat kabupaten melalui seleksi yang berbasis meritokrasi. Dengan menempatkan faktor loyalitas, etika politik, dan dedikasi sebagai kriteria utama, PKB berharap dapat menghindari dinamika politik uang dan memastikan bahwa kepemimpinan daerah tetap berada di tangan kader yang berkomitmen pada nilai-nilai partai.

Ke depan, proses seleksi ini akan menjadi sorotan tidak hanya bagi anggota PKB Pati, tetapi juga bagi publik yang menilai kualitas kepemimpinan partai di wilayah Jawa Tengah. Hasil akhir dari Muscab diharapkan dapat menjadi contoh bagi organisasi politik lain dalam menerapkan proses internal yang transparan dan akuntabel.

Kesimpulannya, Muscab PKB Pati 2026 telah menampilkan tujuh nama calon Ketua DPC yang mencerminkan keberagaman dan potensi kepemimpinan. Dengan tahapan uji kompetensi yang akan datang, partai berupaya memastikan bahwa pemimpin terpilih mampu mengemban amanah dengan integritas, loyalitas, serta dedikasi tinggi demi kemajuan partai dan masyarakat Pati.