PATI, PortalMuria.com — Sebuah pohon trembesi berdiameter sekitar 80 sentimeter tumbang dan melintang tepat di tengah Jalan Lingkar Selatan Ngantru, Sabtu siang (6/12/2025) pukul 13.00 WIB. Robohnya pohon akibat hujan deras dan angin kencang itu sempat memicu kemacetan serta berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Informasi yang masuk melalui Call Center 110 langsung direspons cepat oleh jajaran Samapta dan personel Polresta Pati. Tidak menunggu waktu, tim bergerak hanya dalam hitungan menit setelah laporan diterima.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati badan jalan tertutup total. Batang trembesi berukuran besar itu melintang penuh, membuat kendaraan dari dua arah terhenti. Tanpa menunda, personel langsung menyalakan dua unit chainsaw untuk memotong bagian batang yang menghalangi jalur.
Kasat Samapta Polresta Pati, AKP Ali Mahmudi, menegaskan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan komitmen kepolisian terhadap keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Begitu laporan masuk melalui layanan 110, PAMAPTA dan anggota Sat Samapta Polresta Pati langsung saya perintahkan menuju lokasi,” ujarnya.
Proses pemotongan dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan, mengingat diameter pohon yang cukup besar dan kondisi cuaca yang masih lembap. Hanya dalam sekitar 30 menit, batang berhasil dipotong dan akses jalan kembali dibuka.

Warga yang melintas tampak mengapresiasi kecepatan tim dalam menyingkirkan pohon raksasa tersebut. Arus lalu lintas pun kembali normal tanpa hambatan berarti.
Menurut AKP Ali Mahmudi, keberadaan personelnya tidak hanya untuk pengamanan rutinitas, tetapi juga untuk setiap situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.
“Kami memastikan setiap laporan masyarakat tertangani secepat mungkin. Kami hadir untuk semua kondisi mendadak di lapangan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya layanan Call Center 110 sebagai jalur resmi warga ketika menghadapi keadaan genting.
“Kami mengimbau warga untuk tidak ragu menghubungi 110. Setiap laporan akan langsung terhubung ke petugas,” jelasnya.
Polresta Pati, kata AKP Ali Mahmudi, terus meningkatkan kesiapan perlengkapan seperti chainsaw dan gear SAR guna meminimalkan risiko keterlambatan penanganan.
“Peralatan selalu kami siagakan agar setiap kejadian dapat segera ditangani,” ujarnya.
Menutup keterangannya, ia memberi apresiasi kepada warga yang cepat memberikan informasi.
“Kolaborasi warga dengan kepolisian sangat penting. Terima kasih kepada warga yang sigap melapor sehingga kami bisa bergerak cepat,” pungkasnya.
(Red.)














