Operasi Dini Hari Bongkar Rencana Balap Liar di JLS Pati: 10 Remaja Diamankan, Motor Modifikasi Disita

Berita, Pati832 Dilihat

PATI –  PortalMuria.com || Upaya Polsek Pati Kota mencegah maraknya balap liar kembali membuahkan hasil. Dalam operasi yang digelar Minggu (7/12/2025) pukul 23.00 WIB hingga menjelang subuh, petugas menggagalkan aksi sekelompok remaja yang diduga hendak menggelar balap liar di Jalan Lingkar Selatan (JLS), kawasan yang selama ini dikenal publik sebagai titik rawan aksi ugal-ugalan.

Operasi ini merupakan rangkaian Ops Multisasaran, langkah kepolisian untuk mengurai potensi kerawanan malam hari sekaligus menutup ruang manuver para pelaku balap liar yang sering berpindah titik kumpul. Tim bergerak menuju area sekitar Warung Kopi Bonsai, Desa Dengkek, Kecamatan Pati — titik yang disebut warga sebagai “garis start bayangan” para remaja.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo, mengapresiasi gerak cepat anggotanya dalam mencegah potensi kecelakaan fatal.
“Kami tidak ingin ada kecelakaan fatal akibat aksi ugal-ugalan di jalan raya,” tegasnya.

Dari lokasi, petugas mengamankan 10 remaja, yakni RAP (16), TS (14), WA (23), AYS (24), DRU (19), NES (21), MRAA (21), MAP (22), DAP (18), dan MAN (17).
Mayoritas berstatus pelajar sehingga pendekatan humanis tetap dikedepankan, tanpa mengurangi proses hukum.
“Tetap kami proses, tetapi pendekatan pembinaan tidak kami tinggalkan,” ujar Iptu Heru.

Tak hanya para remaja, sebanyak sembilan sepeda motor berbagai jenis turut disita. Sebagian besar telah dimodifikasi ekstrem dan tidak dilengkapi komponen standar, ciri umum kendaraan balap liar.
“Motor-motor ini akan kami cek lebih dalam, termasuk kelengkapan administrasinya,” tambah Kapolsek.

Petugas juga menemukan dua botol minuman keras, diduga dikonsumsi sebelum aksi dimulai. Kombinasi remaja, kecepatan tinggi, dan alkohol memperkuat dugaan bahwa kegiatan ini tidak lagi sekadar spontanitas, melainkan tindakan berisiko tinggi yang bisa menimbulkan korban jiwa.
“Remaja, miras, dan balap liar adalah kombinasi berbahaya,” tegas Iptu Heru.

Dalam pemeriksaan awal, para remaja mengaku tengah “latihan” untuk kompetisi drag di Banjarnegara. Namun Kapolsek menegaskan alasan tersebut tidak membenarkan penggunaan jalan umum sebagai arena latihan.
“Latihan balap itu di sirkuit resmi, bukan fasilitas umum,” tandasnya.

Mengingat banyak yang masih di bawah umur, Polsek Pati Kota akan melibatkan orang tua dan perangkat desa dalam pembinaan lanjutan. Tujuannya, agar para remaja memahami bukan hanya aspek hukumnya, tetapi juga risiko keselamatan yang mereka ciptakan sendiri.

Iptu Heru memastikan penindakan akan terus digencarkan secara berkala.
“Kami tidak memberi ruang sedikit pun untuk balap liar di wilayah hukum Polsek Pati Kota,” tegasnya.

Masyarakat diminta aktif memberikan laporan melalui Hotline Polsek Pati Kota 0813-9227-6502 atau Call Center Polisi 110 jika menemukan indikasi balap liar maupun gangguan kamtibmas lainnya.

(Red.)