Pati – PortalMuria.com | SD Negeri Dadirejo 02, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, menggelar kelas meeting yang dikemas dengan pentas seni, Sabtu pagi (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi kreativitas sekaligus sarana pembentukan karakter bagi para siswa.
Kepala SDN Dadirejo 02, Dian Ferdiana, mengatakan pentas seni tersebut bertujuan melatih anak agar berani tampil, mandiri, dan percaya diri, khususnya saat berada di hadapan wali murid.
“Pentas seni ini kami rancang untuk mengajarkan karakter anak supaya berani, mandiri, dan percaya diri. Anak-anak dilatih tampil di depan wali murid agar bisa membanggakan orang tua mereka,” ujar Dian.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara siswa, guru, orang tua, dan pemerintah desa. Seluruh elemen terlibat aktif, mulai dari persiapan panggung, sound system, hingga pelaksanaan acara.
“Kegiatan ini sangat didukung oleh orang tua. Mulai dari sound, panggung, hingga kelancaran acara, semuanya hasil gotong royong. Ini bukti kolaborasi yang baik antara sekolah, wali murid, dan pemerintah desa,” jelasnya.
Menurut Dian, pentas seni ini baru pertama kali digelar di SDN Dadirejo 02. Ide tersebut lahir dari diskusi para guru selama pelaksanaan kelas meeting yang berlangsung sekitar dua minggu.
“Awalnya dari kelas meeting yang cukup panjang, kemudian muncul ide dari teman-teman guru untuk membuat kegiatan yang bisa mengapresiasi dan mengembangkan kreativitas anak-anak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dadirejo, Sukarjo, mengapresiasi penuh kegiatan tersebut. Ia menilai program kelas meeting mampu menciptakan komunikasi yang harmonis antara sekolah, siswa, dan orang tua.
“Dengan adanya program kelas meeting ini, komunikasi antara orang tua dan murid menjadi lebih harmonis. Setelah kegiatan regrouping yang disampaikan oleh kepala sekolah, semua elemen bisa lebur menjadi satu,” kata Sukarjo.
Ia menyebut antusiasme orang tua sangat tinggi karena kegiatan ini merupakan program baru yang digagas oleh pihak sekolah.
“Orang tua sangat antusias karena ini program baru dari guru dan kepala sekolah. Kegiatannya positif dan mendidik karakter anak,” ujarnya.
Tak hanya berdampak pada pendidikan dan sosial, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga desa.
“UMKM ikut berjalan karena yang berjualan di sekitar kegiatan ini adalah orang tua wali murid sendiri. Jadi manfaatnya bisa dirasakan bersama,” tambah Sukarjo. (*)








