Pengusaha Muda dan Pemdes Ngawen Gotong Royong Cor Jalan Rusak

Berita, Pati1060 Dilihat

PATI, PortalMuria.com – Ketika anggaran belum turun, aksi nyata justru lebih dulu hadir. Pengusaha muda bersama Pemerintah Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, bergotong royong memperbaiki jalan poros desa yang rusak parah dengan cor beton, Selasa (24/2/2026).
Langkah ini bukan sekadar tambal sulam biasa.

Perbaikan dilakukan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari pengusaha muda setempat yang diserahkan kepada pemerintah desa untuk menangani kerusakan jalan yang kian membahayakan.

Kepala Desa Ngawen, Aik Anton, mengungkapkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah desa dengan CV Cengkir Gading, perusahaan milik pengusaha muda lokal yang bergerak di bidang pengolahan limbah batok kelapa.

Menurut Aik, perbaikan harus segera dilakukan lantaran anggaran dari Pemerintah Kabupaten Pati untuk tahun 2026 baru akan dialokasikan dalam anggaran perubahan.

“Hari ini, Selasa 24 Februari 2026, telah dilaksanakan perbaikan jalan yang rusak parah. Ini kerja sama dengan pengusaha muda dari CV Cengkir Gading,” ujar Aik.
Kerusakan jalan sendiri mencapai sekitar dua kilometer, meski titik-titik parahnya tersebar di beberapa lokasi.

Kerusakan mulai memburuk sejak musim penghujan pada November tahun lalu. Jalan tersebut merupakan akses vital warga dan kerap dilintasi kendaraan besar, terutama saat terjadi pengalihan arus lalu lintas.

Lubang-lubang menganga di badan jalan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Tak sedikit warga yang mengeluhkan kondisi tersebut karena rawan kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat hujan.

Situasi inilah yang mendorong langkah cepat dilakukan, tanpa harus menunggu proses birokrasi yang panjang.

Perwakilan CV Cengkir Gading, Zefani, menjelaskan bahwa aksi sosial ini bermula dari banyaknya keluhan masyarakat.

Pihak perusahaan kemudian mengalokasikan anggaran sekitar Rp25 juta untuk melakukan penambalan jalan dengan cor semen.

“Kami berkolaborasi dengan Bapak Kepala Desa untuk menganggarkan kegiatan bakti sosial perbaikan jalan ini. Anggarannya kurang lebih di angka Rp25 juta,” jelas Zefani.

Ia berharap, perbaikan ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Desa Ngawen maupun para pengguna jalan yang melintas.

Aksi sosial CV Cengkir Gading rupanya tidak berhenti pada perbaikan infrastruktur. Perusahaan tersebut juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial lainnya.

Mulai dari mempekerjakan karyawan disabilitas, pemberian bantuan pupuk bagi petani, hingga penyaluran beasiswa sekolah bagi anak-anak kurang mampu di desa setempat.

“Selain kegiatan ini, kami juga mempekerjakan karyawan disabilitas, pemberian bantuan pupuk untuk petani, hingga beasiswa sekolah kepada anak kurang mampu,” tandas Zefani.

Langkah cepat dan kolaboratif ini pun menuai apresiasi dari warga. Mereka berharap sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah desa seperti ini dapat menjadi contoh.

Namun di sisi lain, warga juga berharap agar pemerintah daerah lebih sigap dalam menjaga dan merawat infrastruktur publik hingga tingkat desa, sehingga perbaikan tidak selalu bergantung pada inisiatif swasta.

Di tengah keterbatasan anggaran, gotong royong menjadi bukti bahwa kepedulian dan kolaborasi bisa menjadi solusi nyata. Desa bergerak, pengusaha turun tangan, jalan pun kembali layak dilalui.

(Red.)