Bus Sekolah Bantuan Kemenhub Siap Beroperasi di Rembang, Fokus Layani Jalur Sulang–Gunem

Berita, Rembang738 Dilihat

REMBANGPortalMuria.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang kian serius memperkuat layanan publik di sektor pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora), Pemkab Rembang menyatakan siap mengoperasikan bus sekolah bantuan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam waktu dekat.

Kehadiran bus sekolah ini menjadi bagian nyata dukungan terhadap visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Harno – Mochamad Hanies Cholil Barro, terutama dalam menghadirkan transportasi yang aman, layak, dan terjangkau bagi pelajar.

Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang melalui Sekretaris Dinas, Khoironi, memastikan bahwa seluruh kebutuhan operasional bus sekolah telah disiapkan secara matang.

“Bus sudah berada di kantor Dindikpora. Kesiapan operasional, baik anggaran maupun pengemudi, juga telah kami siapkan. Saat ini kami tinggal menunggu proses administrasi berupa faktur dan Berita Acara Serah Terima dari kementerian terkait,” jelas Khoironi.

Dengan kesiapan tersebut, bus sekolah hanya tinggal menunggu lampu hijau administrasi untuk segera beroperasi melayani para pelajar.

Tak sekadar menunggu administrasi, Dindikpora Rembang juga bergerak cepat melakukan pemetaan jam operasional dan rute layanan agar bus sekolah benar-benar tepat sasaran.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan transportasi sekolah sesuai kebutuhan siswa, sekaligus efisien dari sisi operasional.

Pada tahap awal, bus sekolah ini direncanakan melayani wilayah Rembang bagian selatan, khususnya jalur Sulang hingga Gunem. Wilayah tersebut dinilai masih minim angkutan umum yang beroperasi secara rutin, sehingga kerap menyulitkan mobilitas pelajar.

“Dengan adanya bus sekolah, kami berharap dapat meningkatkan keselamatan pelajar sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih aman dan tertib,” tambah Khoironi.

Program ini sekaligus menjadi jawaban atas persoalan keselamatan siswa di jalan, terutama bagi pelajar yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi atau angkutan tidak tetap.

Komitmen Pemkab Rembang tak berhenti di satu unit bus. Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, khususnya dengan Dinas Perhubungan, Pemkab Rembang pada tahun 2026 juga telah mengusulkan penambahan armada bus sekolah.

Usulan ini bertujuan memperluas jangkauan layanan ke wilayah lain yang memiliki kebutuhan serupa, sekaligus memperkuat sistem transportasi pelajar yang berkelanjutan.

Pemkab Rembang berharap program bus sekolah ini mampu menopang kelancaran kegiatan belajar-mengajar, mengurangi risiko kecelakaan, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa transportasi pelajar bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bagian penting dari pembangunan pendidikan daerah.

(Red.)