Jelang Idulfitri, Pemkab Rembang Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman dan Tercukupi

Berita, Rembang844 Dilihat

REMBANG, PortalMuria.com – Menjelang meningkatnya aktivitas rumah tangga pada bulan Ramadan hingga Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Rembang memberikan kepastian penting bagi warganya. Stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram atau yang akrab disebut gas melon dipastikan aman, lancar, dan mencukupi di seluruh wilayah Kabupaten Rembang.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kelangkaan gas bersubsidi jelang Lebaran.

Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Rembang, Mohammad Mahfudz, menegaskan bahwa berdasarkan hasil monitoring lapangan dan koordinasi intensif dengan agen serta pangkalan, ketersediaan LPG 3 Kg masih dalam kondisi aman.

Meski terjadi tren peningkatan konsumsi akibat aktivitas memasak yang lebih tinggi selama Ramadan, pasokan disebut tetap terkendali.

“Hingga saat ini stok LPG 3 Kg di Kabupaten Rembang aman, sesuai kuota Kabupaten Rembang,” ujar Mahfudz saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (6/2/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi angin segar bagi masyarakat yang mulai bersiap menyambut Idulfitri.

Mahfudz memastikan bahwa distribusi LPG 3 Kg ke pangkalan-pangkalan di seluruh kecamatan berjalan normal dan sesuai mekanisme resmi. Alokasi gas yang disalurkan telah menyesuaikan kuota yang ditetapkan untuk Kabupaten Rembang.

Dengan sistem distribusi yang tetap pada jalurnya, potensi keterlambatan atau kekosongan stok di tingkat pangkalan dinilai dapat diminimalkan.

Tak hanya menjamin ketersediaan stok, Pemkab Rembang juga mengambil langkah tegas dengan memperketat pengawasan di lapangan. Fokus pengawasan diarahkan pada pencegahan praktik penimbunan dan penjualan LPG subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan gas melon benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak serta menjaga stabilitas harga di pasaran.

Dindagkop UKM juga terus menjalin koordinasi aktif dengan para agen penyalur agar alur distribusi LPG 3 Kg berjalan lancar, tepat sasaran, dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Rembang dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama di tengah tingginya permintaan menjelang hari raya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying. Pembelian LPG 3 Kg sesuai kebutuhan dinilai penting agar distribusi tetap merata dan tidak menimbulkan keresahan di tingkat bawah.

Dengan pasokan energi primer yang terjaga, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa hingga menyambut Lebaran dengan lebih khusyuk, tanpa dihantui persoalan dapur.

(Red.)