Jalan Rusak Purworejo–Banggi Jadi Usulan Prioritas Musrenbangcam Kaliori

Berita, Rembang821 Dilihat

REMBANG, PortalMuria.com | Harapan panjang warga Kaliori soal perbaikan jalan penghubung Desa Purworejo hingga Desa Banggi akhirnya menemukan titik terang. Ruas jalan yang selama bertahun-tahun dikeluhkan karena rusak parah itu resmi masuk usulan prioritas (usulan puncak) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kaliori yang digelar di Kantor Kecamatan Kaliori.

Keputusan tersebut disepakati bersama setelah berbagai elemen masyarakat dan pemerintah desa menyampaikan keluhan langsung terkait kondisi infrastruktur yang dinilai sudah menghambat mobilitas warga sekaligus melumpuhkan aktivitas ekonomi lokal.

Ruas jalan Purworejo–Banggi selama ini menjadi jalur utama penghubung antar desa, termasuk akses pertanian dan distribusi hasil bumi. Namun kerusakan yang semakin parah, mulai dari jalan berlubang hingga badan jalan yang bergelombang, membuat kendaraan sulit melintas dengan nyaman.

Kondisi ini dinilai tidak bisa lagi ditangani secara tambal sulam. Perlu penanganan serius dan berkelanjutan agar roda ekonomi masyarakat tidak terus tersendat.

Dalam forum Musrenbangcam, Kepala Desa Babadan, Lastari, tampil lantang menyuarakan keresahan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan harus dilakukan secara menyeluruh, terutama pada titik-titik kerusakan ekstrem.

“Saya mengusulkan pembangunan jalan menyeluruh dari Purworejo sampai Banggi. Kondisinya rusak parah, terutama titik Purworejo ke Karangsekar. Kalau dari sawah Babadan sampai Banggi, nek resik rodo-rodo pantes lah. Mohon ini jadi prioritas,” ujar Lastari dengan logat khasnya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat perhatian peserta forum dan menjadi salah satu dasar kuat penetapan ruas jalan tersebut sebagai usulan puncak kecamatan.

Menanggapi aspirasi warga, Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, memastikan bahwa Pemkab Rembang tidak tinggal diam. Pria yang akrab disapa Gus Hanies itu mengaku sudah memahami betul kondisi jalan Purworejo–Banggi karena jalur tersebut merupakan akses vital masyarakat.

“Kita akan tangani. Jika kemampuan fiskal daerah belum mencukupi untuk sekaligus, insyaallah kita lakukan secara bertahap. Saya tahu betul kondisinya di lapangan,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegas komitmen pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat di tingkat kecamatan.

Tak hanya dari sisi eksekutif, Gus Hanies juga memberi sinyal kuat kepada unsur legislatif agar turut mengawal realisasi anggaran pembangunan jalan tersebut, khususnya di Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

“Nanti mohon keberpihakan juga di Badan Anggaran, kawan-kawan DPRD,” imbuhnya.
Sinergi antara Pemkab dan DPRD dinilai menjadi kunci agar usulan prioritas Kaliori benar-benar terakomodasi dalam APBD.

Disepakatinya perbaikan jalan Purworejo–Banggi sebagai usulan puncak Musrenbangcam menjadi angin segar bagi warga Kaliori. Dengan akses jalan yang lebih layak, mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar, biaya distribusi menurun, dan kesejahteraan warga desa dapat meningkat secara bertahap.

(Andk/R07.)