REMBANG – PortalMuria.com | Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur padat Pantura. Kali ini, insiden berlangsung di Desa Dresi Kulon, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, pada Kamis (1/1/2026).
Sebuah mobil Daihatsu Calya dan sepeda motor terlibat benturan keras yang mengakibatkan satu korban mengalami luka cukup serius.
Peristiwa tersebut sontak menyedot perhatian pengguna jalan karena lokasi kejadian dikenal sebagai jalur nasional dengan arus kendaraan berat yang tinggi.
Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty, melalui Kanit Gakkum Satlantas Ipda Rahmat Hersa Widiatmoko, membeberkan kronologi kejadian berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi.
Mobil Daihatsu Calya yang dikemudikan Mohammad Noor Rofiq (41), warga Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, melaju dari arah barat ke timur.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi mobil diduga menyalip kendaraan lain dari sisi kiri, dengan memanfaatkan bahu jalan.
“Mobil melintas di bahu jalan yang kondisinya tidak rata. Akibatnya kendaraan oleng dan mengenai bodi kiri depan sebuah truk yang berada di sampingnya,” jelas Ipda Rahmat.
Benturan awal dengan truk membuat mobil Calya kehilangan kendali. Kendaraan kemudian melewati marka tengah jalan dan menghantam sepeda motor yang melaju dari arah timur ke barat.

Sepeda motor tersebut dikendarai Rizka Maya Susanti (22), warga Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.
Tak berhenti di situ, mobil Calya baru berhenti setelah terjun ke dalam parit di sisi selatan jalan Pantura.
“Untuk truk yang terlibat, identitasnya belum diketahui karena langsung meninggalkan lokasi kejadian,” imbuh Ipda Rahmat.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Kaliori untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban dalam kondisi sadar, namun kami curigai mengalami fraktur pada paha kanan. Sementara pengemudi mobil selamat,” ungkap Ipda Rahmat.
Petugas Satlantas Polres Rembang juga segera mengerahkan mobil derek untuk mengevakuasi kendaraan yang masuk parit agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi pengendara, khususnya di jalur Pantura, agar tidak menyalip dari sisi kiri atau bahu jalan yang kondisinya kerap tidak rata dan berisiko tinggi.
Polisi mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah kecelakaan serupa terulang.
(Red.)








