Polsek Batangan dan BBWS Gelar Aksi Cepat Perbaikan Tanggul Sungai Gandam dan Kali Gedong untuk Cegah Banjir Susulan

Berita, Pati958 Dilihat

PATI – PortalMuria.com | Upaya antisipasi banjir susulan dilakukan secara cepat oleh jajaran Polsek Batangan bersama BBWS Pamali Juwana, perangkat desa, TNI, dan warga. Pada Jumat (12/12/2025) mulai pukul 08.00 WIB, tim gabungan menggelar kerja bakti besar-besaran untuk memperbaiki tanggul Sungai Gandam di Desa Ketitang Wetan dan menebalkan tanggul Kali Gedong di Desa Raci.

Langkah sigap ini menyusul ancaman banjir yang sebelumnya sempat mengarah ke pemukiman warga Raci akibat jebolnya tanggul Sungai Gandam.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Batangan IPTU M. Setiawan menegaskan bahwa percepatan perbaikan tanggul menjadi langkah penting untuk menstabilkan aliran sungai.

“Kami dari Polsek Batangan langsung turun begitu melihat potensi bahaya. Mencegah banjir ulang jauh lebih penting,” ujar IPTU Setiawan.

Titik pertama berada di tanggul Sungai Gandam yang memiliki ukuran panjang 5 meter, tinggi 2 meter, dan lebar 3 meter. Tanggul ini sebelumnya jebol dan membuat air mengalir deras ke arah Desa Raci.

“Tanggul ini prioritas karena menjadi jalur aliran air utama menuju pemukiman,” tegasnya.

Proses pemulihan tanggul dilakukan dengan dua pendekatan:
Metode manual oleh warga dan perangkat desa dengan pemasangan trucuk bambu, karung tanah, dan anyaman bambu.
Dukungan alat berat BBWS untuk mempercepat pengurukan serta memperkuat struktur tanggul.

“Dengan memadukan metode manual dan alat berat, hasilnya lebih kuat dan pengerjaan lebih cepat,” jelas IPTU Setiawan.

Di lokasi kedua, tim gabungan menyasar tanggul Kali Gedong di Desa Raci. Tanggul sepanjang 100 meter itu diperkuat dengan penebalan dan peninggian menggunakan urukan tanah dari sisi kiri dan kanan tanggul dengan bantuan alat berat PU.

“Penebalan ini penting agar tanggul benar-benar siap menahan debit air saat hujan deras,” kata Kapolsek.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Batangan aktif mengatur arus warga yang membantu, memastikan jalur alat berat aman, serta memantau situasi agar pengerjaan tidak terganggu.

“Kehadiran polisi adalah memastikan seluruh proses berjalan aman dan tertib,” imbuhnya.

IPTU M. Setiawan menegaskan bahwa kerja bakti bersama ini merupakan bukti nyata kehadiran kepolisian dalam mendampingi masyarakat menghadapi ancaman bencana.

“Kami turun langsung supaya masyarakat merasa didampingi dan dilindungi,” ujarnya.

Ia menutup keterangannya dengan komitmen kuat:

“Polsek Batangan berkomitmen menjaga stabilitas wilayah dan memastikan ancaman banjir tidak terulang kembali.”

(Red.)