Dugaan Keracunan MBG di Blora, 19 Siswa Mengeluh Mual hingga Muntah Usai Makan

Berita, Blora253 Dilihat

PORTALMURIA.COM, BLORA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora angkat bicara terkait dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di SDN Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, pada Senin (20/7/2026).

Sebanyak 19 siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG yang dibagikan pihak sekolah. Para siswa mengalami sejumlah gejala seperti mual, sakit perut, pusing, hingga muntah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edy Widayat, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung melakukan langkah cepat dengan memastikan para siswa mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

“Iya, benar (ada kejadian tersebut). Saat ini para siswa sedang mendapatkan penanganan intensif di Puskesmas Ngawen,” ujar Edy saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).

Edy menegaskan, pihaknya belum dapat mengambil kesimpulan terkait penyebab pasti munculnya gejala yang dialami para siswa. Saat ini Dinkes masih memprioritaskan pemulihan kondisi para siswa.

Menurutnya, proses investigasi tetap dilakukan, termasuk pemeriksaan lebih lanjut melalui uji laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa.

“Kami belum berani menyimpulkan. Saat ini fokus utama kami adalah memastikan seluruh siswa tertangani dengan baik dan kondisinya kembali stabil,” tegas Edy.

Diketahui, menu Makan Bergizi Gratis yang dibagikan kepada siswa SDN Sendangrejo berupa susu kotak rasa cokelat, telur utuh, kacang campur tempe, anggur, dan nasi.

Makanan tersebut berasal dari dapur SPPG Bogowanti dan diterima pihak sekolah sekitar pukul 07.00 WIB sebelum dibagikan kepada para siswa setelah kegiatan upacara selesai.

Guru SDN Sendangrejo, Nova Dwi, menjelaskan bahwa menu MBG dibagikan kepada siswa sekitar pukul 07.30 WIB.

“Menu MBG sudah sampai pukul 07.00 WIB, namun baru kita bagikan setelah upacara,” katanya.

Tidak lama setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah siswa mulai mengalami keluhan kesehatan. Total ada 19 siswa yang dilaporkan mengalami gejala seperti mual, sakit perut, hingga muntah.

“Ada yang muntah sampai tiga kali di sekolah,” ungkap Nova.

Salah satu siswa berinisial D mengaku mulai merasakan kondisi tidak nyaman setelah mengonsumsi menu MBG, terutama setelah meminum susu kemasan.

“Kepala langsung pusing dan perutnya sakit, pusing habis,” ujar siswa tersebut.

Hingga kini, Dinkes Kabupaten Blora masih melakukan pemantauan terhadap kondisi para siswa serta menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Pihak terkait juga akan melakukan evaluasi terhadap proses penyediaan dan distribusi makanan dalam program MBG agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

(Red.)