Warriors Gagal Lolos Play-In: Phoenix Suns Kuasai Jalur Playoff NBA 2026

Olahraga62 Dilihat

Portal Muria – 18 April 2026 | Golden State Warriors mengakhiri musimnya pada babak play-in NBA 2026 setelah tersingkir oleh Phoenix Suns dalam pertandingan yang menentukan. Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026 itu menandai kegagalan Warriors untuk melanjutkan ke babak playoff, sementara Suns melaju ke babak pertama melawan Oklahoma City Thunder.

Sejak akhir musim reguler, Warriors berada dalam posisi yang menantang, harus berjuang di turnamen play-in untuk mempertahankan harapan melaju ke playoff. Dalam satu bulan terakhir, tim yang dipimpin Stephen Curry (38) dan Draymond Green (36) berlatih keras untuk menghadapi skenario win-or-go-home, yang akhirnya terwujud pada laga melawan Suns. Namun, performa tim tidak cukup untuk menahan tekanan.

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Phoenix Suns berhasil mencuri momentum sejak kuarter pertama dengan menekan pertahanan Warriors. Jalen Green, pemain muda berbakat tim Suns, tampil gemilang dengan mencetak 36 poin, termasuk delapan tembakan tiga angka yang menyamai rekor turnamen play-in. Green juga menambah tiga blok dan menunjukkan efisiensi tembakan tinggi (14-of-20). Sementara itu, Warriors bergantung pada kontribusi Stephen Curry dan Brandin Podziemski, yang mencatat 12 poin, namun tidak mampu menutup kesenjangan.

Selama kuarter ketiga, Suns memperlebar selisih menjadi 22-5 dalam poin dari turnover, memanfaatkan 30 poin yang diperoleh dari 20 turnover Warriors. Keunggulan ini membuat Suns memimpin 78-69 pada akhir kuarter keempat, menahan upaya comeback Warriors yang sempat menekan pada kuarter kedua dengan run 30-17.

Statistik menunjukkan dominasi Suns dalam beberapa aspek penting. Tim Phoenix menguasai pertempuran turnover dengan selisih 14-10 dan mengungguli Warriors dalam tembakan tiga angka dengan 13 made versus enam milik lawan. Keunggulan ini menjadi faktor penentu dalam hasil akhir 111-96 untuk Suns.

Setelah kemenangan ini, Phoenix Suns memastikan posisi sebagai unggulan kedelapan di Barat dan siap berhadapan dengan tim juara bertahan, Oklahoma City Thunder, di babak pertama playoff. Sementara itu, Warriors harus menelan kekecewaan setelah gagal menambah penampilan di playoff untuk keempat kalinya dalam turnamen play-in.

Penampilan Jalen Green menjadi sorotan utama, tidak hanya karena angka-angka impresifnya, namun juga karena kemampuannya mengendalikan ritme permainan. “Saya sangat senang, ini yang kami butuhkan,” ujar Green dalam wawancara pasca-pertandingan. Di sisi lain, Stephen Curry menanggapi kekalahan dengan nada optimis, menekankan pentingnya proses pembangunan tim untuk musim depan, mengingat usianya yang sudah menginjak 38 tahun.

Keberhasilan Suns dalam play-in menandai penampilan pertama mereka di turnamen tersebut, sementara Warriors mencatat rekor 2-3 dalam sejarah play-in NBA. Turnamen ini juga menyertakan tim-tim lain seperti Charlotte Hornets, Orlando Magic, dan Phoenix Suns yang semuanya berjuang untuk mengamankan tempat di playoff.

Dengan hasil ini, musim NBA 2025-2026 menutup babak drama play-in, menyiapkan panggung bagi tim-tim yang berhasil melaju. Para penggemar kini menantikan bagaimana Warriors akan merancang strategi di musim depan, mengingat perubahan usia pemain kunci dan potensi akuisisi baru.

Secara keseluruhan, kegagalan Warriors di play-in menegaskan betapa kompetitifnya liga NBA, terutama di wilayah Barat yang dipenuhi tim-tim berkaliber tinggi. Phoenix Suns, dengan penampilan impresif Jalen Green, berhasil mengukir sejarah baru dengan melaju ke playoff, memperkuat harapan mereka untuk menantang dominasi tim-tim tradisional pada musim berikutnya.