Portal Muria – 18 April 2026 | Presiden Republik Azerbaijan, Ilham Aliyev, tiba di Turki pada Kamis, 16 April 2026, bersama Ibu Negara sekaligus Wakil Presiden Pertama, Mehriban Aliyeva. Kedatangan mereka merupakan bagian dari kunjungan kerja resmi yang diundang oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan bertepatan dengan penyelenggaraan Forum Diplomasi Antalya ke‑5.
Sesampainya di Bandara Internasional Antalya, pasangan pemimpin Azerbaijan disambut oleh Gubernur Antalya, Hulusi Şahin, serta sejumlah pejabat Turki. Dalam unggahan resmi di akun media sosial Presiden Azerbaijan, terlihat Aliyev turun dari pesawat kepresidenan dengan menggendong koper, sementara Mehriban Aliyeva, yang mengenakan kacamata khas, menerima karangan bunga sebagai sambutan hangat.
Mehriban Aliyeva bukan hanya Ibu Negara; sejak 2017 ia menjabat sebagai Wakil Presiden Pertama Azerbaijan, sebuah jabatan yang dibentuk setelah amandemen konstitusi untuk menambah peran strategis dalam pemerintahan. Posisi ini menjadikannya figur kunci yang dapat menggantikan Presiden bila diperlukan, serta berperan dalam koordinasi kebijakan luar negeri dan domestik.
Kunjungan ini memiliki agenda yang padat, antara lain:
- Partisipasi dalam Forum Diplomasi Antalya ke‑5, dimana para pemimpin regional membahas keamanan, energi, dan kerja sama ekonomi.
- Pertemuan bilateral antara Ilham Aliyev dan Recep Tayyip Erdoğan untuk menegaskan komitmen kerjasama militer, energi, dan perdagangan.
- Dialog khusus antara Mehriban Aliyeva dan pejabat Turki terkait program sosial, kebudayaan, serta peran perempuan dalam politik.
Azerbaijan, negara kaya minyak dan gas, telah lama menjalin hubungan erat dengan Turki. Kedua negara menandatangani sejumlah perjanjian energi, termasuk jalur gas TurkStream, dan melakukan latihan militer bersama. Kunjungan Aliyev kali ini diperkirakan akan memperkuat kemitraan strategis, terutama di tengah dinamika geopolitik di wilayah Kaukasus dan Laut Hitam.
Sebelum kunjungan ini, peran Mehriban Aliyeva sempat menjadi sorotan internasional ketika Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mengolok‑olok secara ringan pada kunjungannya ke Azerbaijan pada Februari 2026, dengan komentar tentang “second lady” AS. Meskipun bersifat candaan, hal tersebut menyoroti keunikan posisi ganda Mehriban sebagai First Lady dan Wakil Presiden.
Selama Forum Antalya, delegasi Azerbaijan diharapkan menyampaikan visi mereka mengenai keamanan energi regional, khususnya pengembangan proyek gas dan listrik lintas batas. Selain itu, pembahasan tentang integrasi transportasi dan infrastruktur logistik antara kedua negara menjadi poin penting, mengingat kedekatan geografis dan potensi pasar bersama.
Para analis politik menilai kunjungan ini sebagai sinyal kuat bahwa Azerbaijan akan terus memperkuat aliansinya dengan Turki, terutama di bidang pertahanan dan energi. Dengan peran strategis Mehriban Aliyeva, diharapkan agenda sosial‑kultural juga mendapatkan perhatian, termasuk program pertukaran pelajar dan promosi budaya Azerbaijan di Turki.
Secara keseluruhan, kehadiran Ilham Aliyev dan Mehriban Aliyeva di Antalya menandai babak baru dalam hubungan bilateral yang sudah lama terjalin. Kedatangan mereka tidak hanya memperkuat ikatan politik, namun juga membuka peluang baru bagi kerja sama ekonomi, energi, dan budaya yang dapat menguntungkan kedua negara di masa mendatang.









