Puluhan Siswa SD di Jepara Antusias Ikuti Program Aladin Satlantas: Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Berita, Jepara678 Dilihat

JEPARA – PortalMuria.com | Suasana riuh penuh tawa terdengar dari halaman SDN 7 Karanggondang dan SDN 2 Panggang, Selasa (9/12/2025). Puluhan siswa tampak antusias ketika personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara, Polda Jawa Tengah, hadir untuk mengajak mereka belajar tentang keselamatan berlalu lintas melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) atau yang lebih dikenal dengan Aladin (Ajak Anak Tertib Lalu Lintas Usia Dini).

Kanit Kamsel Satlantas Polres Jepara, Ipda Hariyono, mewakili Kasat Lantas AKP Rahandy Gusti Pradana, menjelaskan bahwa edukasi tersebut dirancang agar anak-anak mengetahui aturan dasar saat berada di jalan.

“Mulai dari cara menyeberang jalan yang aman, pentingnya memakai helm, hingga pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Kami ingin menanamkan kesadaran tertib sejak usia SD,” ujar Ipda Hariyono.

Menurutnya, pengenalan dini bukan sekadar teori, tetapi menjadi pondasi karakter disiplin yang akan anak-anak bawa hingga dewasa. “Dengan memberikan edukasi sejak dini, kami berharap dapat menciptakan generasi yang sadar keselamatan. Selain dua sekolah ini, kami juga rutin masuk ke sekolah-sekolah lain,” tambahnya.

Tidak hanya murid, para orang tua juga mendapat penyuluhan terkait pentingnya mematuhi aturan berkendara demi mendukung Kamseltibcarlantas serta upaya menekan angka kecelakaan di Kabupaten Jepara.

Kasihumas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, mewakili Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso, memberikan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan para siswa. Ia menegaskan bahwa pendidikan disiplin tidak bisa menunggu hingga dewasa.

“Ini langkah strategis untuk menciptakan generasi taat hukum dan peduli keselamatan. Kedisiplinan di jalan raya akan menekan potensi kecelakaan,” tegasnya.

Selain edukasi lalu lintas, personel Satlantas juga memberikan motivasi agar siswa menjadi teladan dan patuh kepada guru, baik di sekolah maupun lingkungan rumah.

Polres Jepara berharap program Aladin tidak berhenti sebagai kegiatan rutin, tetapi menjadi gerakan panjang yang melekat dalam budaya masyarakat.

“Dengan pemahaman yang dibangun sejak kecil, harapan mewujudkan Zero Accident tidak lagi sekadar slogan,” pungkasnya.

(Red.)