REMBANG, PortalMuria.com – Tragedi memilukan terjadi di depan SMP Negeri 1 Lasem, turut tanah Desa Dorokandang, Kecamatan Lasem, Jumat pagi (3/10/2025). Seorang mantan Kepala Desa Langkir, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, bernama Karmain (63), tewas seketika setelah motornya dihantam truk tronton box.
Karmain yang tengah mengendarai motor Tajima dari arah timur ke barat, tiba-tiba diseruduk dari belakang oleh truk tronton box yang dikemudikan Santoso (43), warga Desa Tanjung, Brebes. Benturan keras membuat tubuh korban terseret dan terlindas ban truk. Ia tak terselamatkan, meninggal dengan luka parah di tempat kejadian.
Sementara itu Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty melalui Kanit Gakkum, Ipda Rahmat Hersa Widiatmoko, mengungkap hasil olah TKP. Truk melaju dari timur ke barat dengan mencoba menyalip kendaraan lain dari sebelah kiri. Namun, ruang jalan tidak cukup.
“Diduga sopir kurang konsentrasi, sehingga langsung menghantam motor korban dari belakang. Korban terseret, kemudian terlindas truk,” jelas Hersa.
Ironisnya, usai menabrak korban, sopir truk bukannya berhenti, melainkan tetap melanjutkan perjalanan ke arah barat. Polisi yang menerima laporan segera melakukan pengejaran. Truk baru bisa dihentikan setelah dihadang petugas Satlantas Polres Rembang.
“Jadi bukan berhenti di lokasi, tapi terus melaju. Sopir akhirnya berhasil diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Hersa.
Jenazah Karmain dimakamkan Jumat siang di pemakaman umum Desa Langkir, Pancur. Kepergian mantan kepala desa yang dikenal dekat dengan warganya itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga maupun masyarakat setempat.
Tragedi ini menambah catatan kelam lalu lintas di jalur pantura Lasem, yang dikenal rawan kecelakaan akibat padatnya kendaraan besar.
(Red.)









