Tak hanya buahnya yang manis ketika matang, daun ciplukan juga punya “rahasia” luar biasa. Dengan kandungan flavonoid, saponin, dan antioksidan alami, rebusan daun ciplukan dipercaya mampu membantu menjaga kesehatan tubuh dan meredakan berbagai keluhan ringan.
Lifestyle
Kyai dan Amplop: Antara Ta’dhim dan Tradisi yang Disalahpahami
Banyak orang di luar pesantren sering kali tidak memahami secara utuh kultur Kyai dan kehidupan di pesantren. Di mata sebagian masyarakat modern, hubungan antara Kyai dan santri kadang disalahartikan sebagai hubungan feodal atau bahkan patron-klien. Padahal, pandangan semacam itu terlalu sempit—karena melihat tradisi pesantren hanya lewat kacamata ekonomi dan politik, bukan dari sisi keilmuan dan spiritualitas yang melatarinya.
Garuda dan Pancasila, Simbol Spiritualitas Bangsa
Sebagai bangsa, kita sering melupakan makna simbol dan dasar negara yang diwariskan oleh para pendiri. Garuda bukan sekadar lambang. Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar slogan. Pancasila bukan sekadar hafalan. Ketiganya adalah spirit kebangsaan yang harus dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Simpang 5 Pati Hidup hingga Malam, Warga Nikmati Ruang Publik Kota
Cahaya lampu taman berpadu dengan langit gelap memberi nuansa syahdu, sementara tawa anak-anak dan obrolan orang dewasa jadi harmoni tersendiri. Pemandangan ini seakan menegaskan bahwa Simpang 5 bukan hanya sekadar pusat lalu lintas kota, melainkan juga “ruang bernapas” bagi warga Pati.
Lintas Mahamuria Guncang Muria: 100 Pendaki Rayakan HUT-RI di “Lintas Dua Argo”
Gunung Muria kembali menjadi saksi semangat kebersamaan. Minggu (31/8/2025), hampir seratus pendaki tumpah ruah dalam acara “Lintas Dua Argo” yang digagas komunitas Lintas Mahamuria (LM). Apa yang semula diperkirakan hanya pertemuan sederhana, menjelma jadi lautan manusia penuh antusiasme.
Pendakian Bukan Sekadar Hobi, Zainul dari Sukolilo: “Alam Mengajarkan Kita untuk Terus Maju ke Depan”
Menikmati alam lewat jalur pendakian ternyata bukan hanya soal hobi atau mencari foto indah di puncak gunung. Bagi Zainul, seorang pendaki asal Sukolilo, Kabupaten Pati, perjalanan menuju puncak adalah simbol perjalanan hidup.
Puisi Keras M.Zaim Djaelani: “Kemana Agama?” Sindir Korupsi hingga Topeng Agama
Kritik sosial kembali hadir lewat karya sastra.Ketua Aswaja center Pati M. Zaim Djaelani meluncurkan sebuah puisi berjudul “Kemana Agama?” yang menggugat realitas bangsa yang disebut-sebut paling religius, namun justru sarat praktik korupsi, penyelewengan, hingga kemunafikan pejabat.
- Sebelumnya
- 1
- 2
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

























