Portal Muria – 17 April 2026 | Ratusan anggota Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) menggelar touring lintas wilayah yang berakhir di Kabupaten Semarang pada 8–12 April 2026. Perjalanan yang menempuh rute Bandung, Kawah Kamojang, Pangandaran, dan berakhir di Bandungan ini tidak sekadar menjadi ajang petualangan, melainkan menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata lokal kepada masyarakat luas.
Selama menelusuri jejak jalan, rombongan IMBI menyempatkan diri mengunjungi beragam destinasi wisata serta mencicipi kuliner khas daerah yang dilalui. Menurut Andika, Kepala Bidang Humas IMBI Semarang, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata di setiap titik pemberhentian. “Di setiap lokasi yang dilewati, anggota IMBI singgah di destinasi wisata dan menikmati kuliner khas sebagai bentuk dukungan untuk pariwisata lokal,” ujarnya.
Sesampainya di Kabupaten Semarang, rombongan langsung diarahkan ke destinasi unggulan seperti Benteng Willem I dan Museum Kereta Api Ambarawa. Kedua tempat tersebut dipilih karena menggabungkan nilai sejarah yang kental serta keunikan yang mampu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Benteng Willem I, yang dibangun pada era kolonial Belanda, menjadi saksi bisu perjuangan masa lampau, sementara Museum Kereta Api Ambarawa menyimpan koleksi lokomotif bersejarah yang memukau para pecinta teknologi transportasi.
Penyambutan resmi diberikan oleh Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, yang menjemput rombongan di pendopo rumah dinas. Sambutan Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi antara komunitas motor dan sektor pariwisata. “Kami menyambut hangat kehadiran IMBI karena kehadiran mereka dapat meningkatkan okupansi hotel, kunjungan ke objek wisata, serta memperluas jangkauan promosi melalui media sosial,” kata Wiwin Sulistyowati, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang.
Selain sekadar berwisata, rombongan IMBI juga menekankan pentingnya edukasi berlalu lintas yang tertib. Andika menambahkan, “Kami ingin mengenalkan potensi wisata daerah sekaligus mengampanyekan gerakan pelopor tertib berlalu lintas.” Dengan menggabungkan aspek wisata, kuliner, dan edukasi, touring ini menjadi contoh konkret bagaimana komunitas dapat berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah.
Pengaruh positif dari kunjungan ini mulai terlihat pada sektor perhotelan dan restoran setempat. Data awal menunjukkan peningkatan pemesanan kamar hotel di sekitar Bandungan dan Ambarawa selama periode touring. Selain itu, para anggota IMBI aktif membagikan foto serta ulasan melalui platform media sosial, yang secara tidak langsung memperluas eksposur destinasi wisata Kabupaten Semarang ke audiens yang lebih luas.
Harapan lebih jauh tercermin pada potensi investasi. Wiwin Sulistyowati menegaskan, “Pemkab Semarang terbuka bagi investor dan siap memfasilitasi dengan berbagai kemudahan.” Kunjungan komunitas motor besar ini diharapkan membuka pintu bagi investor yang tertarik mengembangkan fasilitas wisata, penginapan, serta infrastruktur pendukung lainnya. Dengan dukungan kebijakan yang pro‑bisnis, Kabupaten Semarang berambisi menjadi destinasi wisata terintegrasi yang menarik bagi semua kalangan.
Secara keseluruhan, touring IMBI ini berhasil menggabungkan elemen petualangan, promosi budaya, edukasi lalu lintas, dan peluang ekonomi. Keberhasilan acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan di wilayah Jawa Tengah.








