BULOG Pati Percepat Distribusi Beras SPHP untuk 55 KDKMP di Blora

Berita371 Dilihat

Pati, PortalMuria.com– Perum BULOG Kantor Cabang (Kancab) Pati mempercepat distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah ini menyasar koperasi yang telah terafiliasi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara, sebagai bagian dari upaya mendukung program prioritas Presiden sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau.

Pemimpin BULOG Kancab Pati, Ashville Nusa Panata, mengatakan pihaknya berkomitmen memenuhi kebutuhan beras SPHP bagi KDKMP dengan tetap menjaga keterjangkauan harga dan kualitas beras.

Di wilayah kerja BULOG Kancab Pati, beras SPHP dipasarkan kepada KDKMP dengan harga Rp11.000 per kilogram di pintu gudang BULOG. Selanjutnya, koperasi diwajibkan menjual beras tersebut kepada masyarakat dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram, sesuai dengan ketentuan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku dalam program tersebut.

Ashville menjelaskan, hingga saat ini terdapat 55 KDKMP yang telah terafiliasi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara dan secara resmi mengajukan pemesanan atau purchase order (PO) beras SPHP melalui BULOG Kancab Pati. Seluruh koperasi tersebut berada di Kabupaten Blora.

Ia menegaskan, pemenuhan kebutuhan beras bagi KDKMP menjadi salah satu perhatian BULOG. Setiap pesanan yang diajukan melalui Agrinas Pangan akan diupayakan untuk dipenuhi dan disalurkan sesuai kebutuhan.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh salah satu pengelola KDKMP, yakni KDKMP Tempel Lemahbang, Kabupaten Blora. Pengelola koperasi tersebut menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas program SPHP yang penyalurannya dilakukan melalui BULOG Kancab Pati hingga ke gerai koperasi.

BULOG Kancab Pati berharap optimalisasi KDKMP dapat berjalan beriringan dengan penguatan distribusi pangan. Dengan pasokan beras yang terjaga dan jaringan koperasi yang terus berkembang, penyaluran beras SPHP diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di daerah. (*)