Banjir Setengah Meter Rendam SMA N 1 Sulang, Ujian Tetap Jalan dan Siswa Dipulangkan Sesuai Jadwal

Berita, Rembang989 Dilihat

REMBANG, PortalMuria.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Sulang sejak Kamis (4/12/2025) pagi hingga siang berubah menjadi teror air bagi SMA N 1 Sulang. Di sejumlah titik, genangan bahkan menyentuh kedalaman setengah meter, memaksa aktivitas sekolah berjalan di tengah kepungan banjir.

Camat Sulang, Arief Dwi Sulistya, menyebut puncak banjir terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, ketika gelontoran air dari hamparan persawahan di belakang sekolah menyerbu saluran pembuangan yang sempit dan tersumbat. Kondisi itu membuat air meluap tak terkendali.

“Ada pendangkalan saluran dan banyak sumbatan. Air masuk lewat belakang maupun depan. Yang terdampak hanya SMA N 1 Sulang, titik lain aman,” ujar Arief.

Luapan air bukan hanya menenggelamkan halaman sekolah, tetapi juga merangsek masuk ke ruang kelas dan ruang guru. Beruntung, hujan mulai mereda sekitar pukul 13.00 WIB, dan dua jam kemudian air surut setelah sejumlah titik penghambat aliran dibuka oleh pemerintah desa, Muspika, dan BPBD.

Saluran yang sempat dibendung warga untuk cadangan air sawah juga harus dibuka total agar aliran air kembali normal.

Kondisi SMA N 1 Sulang ketika siswa hendang pulang ke rumah sesuai mengikuti kegiatan ujian akhir semester.

Di tengah kondisi darurat itu, kegiatan ujian akhir semester tetap berlangsung sesuai rencana. Kepala SMA N 1 Sulang, Suhardi, memastikan tidak ada percepatan waktu pulang bagi para siswa.

“Tidak pulang lebih cepat, tetap sesuai jadwal. Karena siswa sedang mengikuti tes akhir semester,” jelasnya.

Siswa dipulangkan pukul 12.00 WIB, tepat ketika banjir masih merendam sebagian besar area sekolah.

Suhardi memastikan kegiatan belajar mengajar kembali normal pada Jumat (5/12). Hari pertama pascabanjir diprioritaskan untuk kerja bakti membersihkan lumpur di ruang kelas dan ruangan lainnya.

“Agar ruang kelas dan ruangan lain dapat dipakai normal kembali,” tegasnya.

Meski banjir hanya berlangsung beberapa jam, dampaknya cukup meninggalkan pekerjaan besar untuk membersihkan sisa material yang terbawa air.

(Red.)