Suzuki Carry Terbakar Usai Isi Pertalite di SPBU Winong Pati, Polisi Dugaan Penyebab Korsleting Listrik

Berita, Pati54 Dilihat

PATIPortalMuria.com – Satu unit mobil Suzuki Carry berwarna merah marun ludes terbakar sesaat setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 08.45 WIB. Insiden tersebut sempat memicu kepanikan warga dan pengendara yang berada di sekitar lokasi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kendaraan beserta sejumlah barang penting milik pemilik mobil hangus terbakar dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Kebakaran Terjadi Sesaat Setelah Mesin Dinyalakan
Korban diketahui bernama Muh Abdul Munif (35), warga Desa Padangan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban selesai mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Winong. Setelah pengisian selesai, korban bermaksud memindahkan mobil untuk melakukan pembayaran.

Namun, sesaat setelah kunci kontak diputar dan mesin menyala, tiba-tiba muncul percikan api dari bagian bawah kemudi kendaraan. Menyadari adanya bahaya, korban dengan sigap mengarahkan mobil keluar dari area pompa pengisian menuju tepi jalan di luar SPBU guna mencegah api merembet ke fasilitas SPBU.

Melihat kobaran api yang semakin membesar, petugas SPBU, Khoirul Anam (32), bersama warga sekitar segera mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Berkat tindakan cepat tersebut, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke tangki penyimpanan bahan bakar maupun fasilitas lainnya di area SPBU.

Meski berhasil dipadamkan, bagian dalam kabin serta bodi mobil mengalami kerusakan parah akibat dilalap api.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Winong yang dipimpin Ka SPK bersama anggota piket fungsi dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga sumber api berasal dari korsleting pada sistem instalasi kelistrikan di bawah kemudi kendaraan.

Selain mobil yang terbakar, sejumlah barang berharga milik korban juga ikut hangus, di antaranya dua unit telepon genggam, satu lembar STNK, dan satu buku BPKB asli yang disimpan di dalam laci kendaraan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Winong, AKP Gandhi Soeprijanto, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan situasi tetap aman.

“Begitu menerima informasi, anggota kami langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan area dan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. Penanganan cepat ini juga bertujuan menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian,” ujar AKP Gandhi.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan adanya indikasi unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

“Indikasi awal mengarah pada korsleting listrik di bagian bawah kemudi kendaraan. Meski demikian, kami tetap melakukan pendalaman agar penyebab pasti kebakaran dapat dipastikan secara ilmiah,” jelasnya.

AKP Gandhi juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik kendaraan yang telah berusia cukup lama, agar rutin memeriksa kondisi kabel dan instalasi kelistrikan kendaraan.

“Pastikan instalasi listrik kendaraan dalam kondisi baik dan segera lakukan perbaikan apabila ditemukan kerusakan. Langkah sederhana ini dapat mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya,” tegas AKP Gandhi.

Polisi mengingatkan bahwa pemeriksaan berkala terhadap sistem kelistrikan kendaraan merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama saat kendaraan digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

(Red.)

Posting Terkait

Baca Juga