Louis Partridge Jadi Sorotan Publik Usai Lirik ‘Drop Dead’ Olivia Rodrigo Mengungkap Zodiak dan Kisah Cinta Mereka

Berita36 Dilihat

Portal Muria – 18 April 2026 | London, 18 April 2026 – Penyanyi pop Amerika Olivia Rodrigo kembali menjadi buah bibir dunia hiburan setelah merilis single terbarunya, “Drop Dead”, yang sekaligus menjadi single pertama dari album ketiganya. Lirik lagu tersebut mengangkat tema percintaan yang penuh teka‑teki, termasuk referensi astrologi yang memicu spekulasi luas bahwa pria yang menjadi inspirasi lagu itu adalah aktor Inggris Louis Partridge.

Baris bridge yang berbunyi, “Pisces and a Gemini / But I think we might go really nice together,” menjadi titik fokus perbincangan media sosial. Mengingat Olivia lahir pada 20 Februari 2003, ia jelas berzodiak Pisces, sementara Partridge, yang berulang tahun pada 3 Juni 2003, masuk dalam kelompok Gemini. Kedua tanda ini sering dikaitkan dengan sifat dualistik; Pisces dikenal emosional dan sensitif, sementara Gemini cenderung intelektual dan komunikatif. Ahli astrologi The AstroTwins menegaskan bahwa kombinasi ini dapat menghasilkan hubungan yang dinamis namun menantang.

Hubungan keduanya pertama kali mencuat pada musim panas 2025, ketika keduanya mengunggah foto bersama di festival musik Glastonbury. Pada kesempatan itu, Olivia menampilkan penampilan bersama frontman The Cure, Robert Smith, sementara Partridge muncul dalam adegan di mana ia menyesap Guinness, mengingat perannya dalam serial Netflix “House of Guinness”. Sejak itu, keduanya kerap muncul dalam unggahan Instagram masing‑masing, menimbulkan dugaan kuat akan hubungan asmara.

Namun, pada akhir 2025 muncul laporan bahwa pasangan tersebut telah berpisah. Tidak ada pernyataan resmi dari keduanya, namun penurunan interaksi di media sosial, termasuk berhentinya posting foto bersama dan cerita Instagram, menjadi indikasi kuat pemutusan hubungan. Meski begitu, Olivia tetap menegaskan pada wawancara eksklusif dengan British Vogue bahwa London memberikan “inspirasi” besar bagi proses penciptaan album barunya, tanpa menyebutkan nama spesifik siapa pun.

Lirik “Drop Dead” juga memuat referensi lain yang menambah spekulasi. Pada bagian pembukaan, Olivia menyanyikan, “I know that the bar closes at 11 / But I hope you never finish that beer,” yang mengacu pada kebiasaan minum bir yang sering diasosiasikan dengan budaya Inggris. Kemudian, ia menyebut “Just Like Heaven” milik The Cure, menandakan kemungkinan adanya interaksi musik antara keduanya di panggung.

Para penggemar, yang dikenal dengan sebutan “Livies”, tidak hanya terfokus pada aspek astrologi. Mereka menelusuri jejak visual dalam video klip “Drop Dead” yang menampilkan latar‑belakang arsitektur bergaya klasik, menyinggung kemungkinan kunjungan Partridge ke Istana Versailles, sebuah petunjuk yang dulu sempat muncul dalam rumor media lain. Meski belum ada konfirmasi, kombinasi simbol-simbol tersebut memperkuat narasi romantis antara dua bintang muda.

Secara komersial, lagu “Drop Dead” berhasil menembus tangga lagu internasional dalam minggu pertama peluncurannya, mencatat lebih dari 30 juta streaming global. Kritikus musik menilai lagu ini sebagai “pop anthem yang memadukan melodi catchy dengan lirik introspektif tentang cinta modern”. Sementara itu, keberhasilan video klipnya yang menampilkan estetika London menambah nilai jual visual, memperkuat citra Olivia sebagai artis yang terinspirasi oleh budaya Inggris.

Kesimpulannya, meskipun status hubungan antara Olivia Rodrigo dan Louis Partridge masih menjadi misteri, keberadaan mereka dalam lagu “Drop Dead” telah menciptakan percakapan global tentang astrologi, budaya pop, dan dinamika hubungan selebriti. Seiring album ketiga Olivia semakin mendekati tanggal rilis, para penggemar dipastikan akan terus menanti kelanjutan cerita yang belum selesai ini.