Portal Muria – 16 April 2026 | Telkomsel bersama SMP Negeri 2 Ngaglik melaksanakan serangkaian kegiatan berbentuk sharing session dengan tema “Start Small, Build Big” pada hari Senin, 8 April 2026 di aula sekolah, Ngaglik, Sleman. Acara yang dihadiri oleh 385 siswa kelas tujuh hingga sembilan ini dirancang untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini melalui langkah‑langkah kecil yang konsisten.
Program ini dimulai dengan sambutan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Ngaglik, Isnan Abadi, yang menegaskan pentingnya edukasi kesehatan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi muda. Menurutnya, kebiasaan hidup sehat yang dibentuk di bangku sekolah akan berdampak signifikan pada kualitas hidup siswa di masa depan, baik dari segi akademik maupun kesiapan kerja.
Selanjutnya, Manager Mobile Consumer Branch Yogyakarta Telkomsel, Erfan Sucahyo, menambahkan perspektif perusahaan telekomunikasi terhadap kesehatan remaja. Ia menyoroti bahwa kesiapan kerja tidak semata‑mata ditentukan oleh kompetensi teknis, melainkan juga kondisi fisik dan mental. “Banyak kandidat muda yang gagal pada tahap medical check‑up karena kurangnya perhatian pada gaya hidup sehat,” ujar Sucahyo, menjadikan pesan utama kegiatan ini sebagai peringatan bagi siswa untuk menjaga kesehatan sejak dini.
Dua narasumber utama, Aldian Hein Luntungan dan Wibowo Suryo T., menyampaikan materi secara interaktif dan mudah dipahami. Aldian, seorang pakar gizi, mengajak siswa menyelami pentingnya nutrisi seimbang. Ia menjelaskan konsep status gizi, cara membaca label makanan, serta kebiasaan sederhana seperti mengonsumsi cukup air putih dan tidak melewatkan waktu makan. “Nutrisi yang tepat bukan hanya tentang diet ketat, melainkan tentang konsistensi memilih makanan bergizi setiap hari,” tegasnya.
Wibowo Suryo T. memperkenalkan kerangka kerja S.T.A.R.T (Simple, Timely, Achievable, Repetitive, Trackable) sebagai pendekatan praktis untuk membangun kebiasaan positif. Menurutnya, perubahan besar tidak harus menunggu kondisi sempurna; sebaliknya, langkah kecil yang dilakukan secara rutin akan menumbuhkan efek akumulatif yang signifikan. Ia memberikan contoh konkret, seperti memulai hari dengan segelas air putih, menyiapkan bekal sehat, atau berolahraga ringan selama lima menit setelah pulang sekolah.
Selama sesi, siswa diajak berpartisipasi dalam diskusi kelompok, simulasi pembuatan menu harian, serta latihan pernapasan sederhana. Aktivitas ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan rasa motivasi dan rasa memiliki terhadap perubahan gaya hidup. Banyak peserta yang mengaku terinspirasi untuk menerapkan kebiasaan baru, seperti mengganti camilan manis dengan buah, atau menambah waktu berjalan kaki ke sekolah.
Program “Start Small, Build Big” juga menekankan pentingnya pencatatan dan evaluasi diri. Wibowo menyarankan siswa membuat jurnal kesehatan yang mencatat asupan makanan, durasi aktivitas fisik, dan kualitas tidur. Dengan cara ini, siswa dapat melacak progres mereka, mengidentifikasi area yang perlu perbaikan, serta merayakan pencapaian kecil yang berhasil dicapai.
Tak hanya fokus pada aspek fisik, sesi ini juga mengangkat pentingnya kesehatan mental. Erfan Sucahyo menekankan bahwa stres akademik dapat mengganggu pola makan dan kualitas tidur, sehingga manajemen stres menjadi bagian integral dari hidup sehat. Siswa diberikan teknik sederhana seperti teknik pernapasan 4-7-8 dan cara menyusun jadwal belajar yang seimbang.
Melalui kolaborasi antara Telkomsel dan SMP Negeri 2 Ngaglik, diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan dalam mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan remaja. Kedua pihak berkomitmen untuk melanjutkan program serupa di semester berikutnya, termasuk pelatihan bagi guru sebagai fasilitator utama.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Dengan dukungan institusi pendidikan dan dunia korporat, generasi muda di Ngaglik memiliki peluang lebih besar untuk menginternalisasi kebiasaan sehat yang akan mereka bawa hingga dewasa.








