DPRD Jateng Apresiasi Program Kesehatan Hewan Keliling Gratis Pemprov: Dorongan bagi Peternak Kecil

Health11 Dilihat

Portal Muria – 16 April 2026 | Semarang – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menyediakan layanan kesehatan hewan keliling secara gratis bagi masyarakat. Program yang diluncurkan oleh Pemprov Jawa Tengah ini ditujukan untuk membantu peternak, terutama mereka yang mengelola peternakan berskala kecil, dalam menjaga kesehatan ternak dan meningkatkan produktivitas usaha peternakan.

Program layanan kesehatan hewan keliling mencakup serangkaian layanan mulai dari vaksinasi, pemeriksaan kebuntingan, hingga penanganan penyakit menular pada ternak. Semua layanan tersebut diberikan tanpa biaya, sehingga beban finansial peternak dapat berkurang. Upaya ini sejalan dengan strategi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat sektor peternakan, sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan daerah.

Data yang dirilis oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah menunjukkan besarnya potensi peternakan di provinsi ini. Populasi ternak di Jawa Tengah mencakup lebih dari 1,2 juta ekor sapi potong dan hampir 40 juta ekor ayam kampung. Tabel berikut merangkum data tersebut:

Jenis Ternak Populasi
Sapi Potong 1.200.000 ekor
Ayam Kampung 39.800.000 ekor

Dengan populasi ternak yang signifikan, layanan kesehatan hewan menjadi krusial untuk mencegah potensi wabah penyakit yang dapat menurunkan produktivitas secara drastis. Saleh menekankan pentingnya langkah preventif, termasuk vaksinasi rutin dan edukasi kepada peternak mengenai praktik perawatan ternak yang baik.

Selain menyoroti manfaat jangka pendek, Saleh juga mengajak Pemerintah Provinsi untuk memperluas jangkauan layanan ke wilayah-wilayah pedesaan yang masih belum terjangkau. “Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, dan masyarakat sangat penting. Kita harus memastikan bahwa manfaat program ini dapat dirasakan secara merata di seluruh sentra peternakan,” ujarnya.

Para peternak yang telah merasakan manfaat program melaporkan peningkatan kondisi kesehatan ternak mereka. Salah satu peternak di Kabupaten Kebumen, yang tidak disebutkan namanya, menyatakan bahwa vaksinasi gratis membantu mencegah penyakit mulut dan kuku pada sapinya, sehingga ia dapat meningkatkan produksi daging secara signifikan.

Keberlanjutan program ini menjadi harapan bersama. Saleh berharap layanan kesehatan hewan keliling tidak hanya menjadi program temporer, melainkan menjadi bagian integral dari kebijakan pertanian dan peternakan berkelanjutan di Jawa Tengah. “Jika ternak sehat, produksi meningkat dan kesejahteraan peternak pun ikut naik,” tutupnya.

Secara keseluruhan, inisiatif layanan kesehatan hewan gratis ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung sektor peternakan, meningkatkan ketahanan pangan, dan memperkuat ekonomi pedesaan. Diharapkan langkah ini dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam upaya memajukan kesejahteraan peternak dan memastikan stabilitas pasokan pangan nasional.