Portal Muria – 16 April 2026 | Pebalap muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Herjun Atna Firdaus, menorehkan pencapaian signifikan dengan meraih posisi ketiga pada balapan pembuka kelas Supersport 600 (SS600) dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Laga pertama musim ini digelar pada Sabtu, 11 April 2026, di sirkuit internasional Sepang, Malaysia, dan menjadi bukti nyata bahwa tim Indonesia siap bersaing di panggung Asia.
Memulai balapan dari grid keempat, Herjun menampilkan konsistensi sejak lap pertama. Ia berhasil menjaga ritme di antara pembalap terdepan, bersaing ketat dengan enam lawan yang berusaha mendobrak posisi teratas. Selama dua lap terakhir, duel sengit terjadi antara Herjun dan dua pembalap lain, namun strategi pengereman dan pemilihan jalur yang tepat memungkinkan ia menutup balapan di podium ketiga.
“Hari ini senang bisa meraih podium ketiga. Ini hasil yang baik untuk awal musim dan poin penting bagi saya,” ungkap Herjun usai menyeberangi garis finish. Poin yang diperoleh akan menjadi modal penting untuk perburuan gelar di seri selanjutnya.
Rekan setimnya, Fadillah Arbi Aditama, yang memulai dari posisi ke‑10, juga memperlihatkan performa kompetitif. Dengan kecepatan yang terus meningkat sepanjang balapan, ia berhasil menutup lomba di posisi keenam pada debutnya di kelas SS600 musim ini. “Alhamdulillah, saya mendapatkan banyak perkembangan dan pace balap yang lebih baik dibandingkan sesi tes dan latihan. Saya akan mencoba meningkatkan performa di race berikutnya,” kata Arbi dengan optimisme.
Di kelas Asia Production 250 (AP250), Rheza Danica Ahrens memukau penonton dengan mencatat pole position berkat waktu tercepat 2:23.384. Meskipun sempat memimpin balapan, ia harus puas berada di posisi kelima pada akhir lomba, menandakan persaingan yang ketat di antara pembalap kelas menengah.
Penampilan Muhammad Badly Ayatullah menjadi sorotan lain. Dengan tekad kuat, ia berjuang naik dari posisi belakang hingga masuk dalam lima besar, bahkan sempat memimpin lomba pada fase kritis. Sayangnya, pada lap terakhir ia mengalami jatuh di tikungan utama saat berebut podium, memaksa ia mengakhiri balapan lebih awal. “Sayangnya di lap terakhir saya terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan,” ujar Badly, menambah catatan dramatis pada perlombaan.
Kelas Asia Superbike 1000 (ASB1000) menyuguhkan debut menjanjikan bagi M. Adenanta Putra. Mulai dari posisi kelima, ia menutup lomba di peringkat ketujuh dari total lima belas pembalap, mengendarai Honda CBR1000RR‑R. “Race pertama ini memberikan banyak pengalaman. Saya akan mencoba tampil lebih baik lagi dengan meningkatkan setelan motor dan teknik balap,” kata Adenanta, menegaskan komitmen untuk meningkatkan performa di trek berikutnya.
Secara keseluruhan, performa tim Astra Honda Racing pada pembukaan ARRC 2026 menunjukkan tren positif. Dari podium Herjun, finis keenam Fadillah, hingga penampilan solid di kelas lain, tim tampak memiliki fondasi kuat untuk bersaing sepanjang musim. Keberhasilan ini tidak lepas dari persiapan teknis, penyesuaian motor, serta strategi balap yang matang.
Keberhasilan di Sepang juga memberikan dampak moral bagi pembalap dan staf. Poin yang terkumpul menjadi bahan bakar motivasi untuk mengasah kecepatan, konsistensi, dan ketangguhan mental dalam menghadapi sirkuit-sirkuit lain yang menantang di kalender ARRC 2026. Dengan data performa yang terus terakumulasi, tim diharapkan dapat melakukan analisis mendalam untuk optimalisasi setelan mesin, aerodinamika, dan taktik balap.
Menatap ke depan, tantangan utama tim Astra Honda terletak pada menjaga kestabilan performa di setiap seri. Kompetisi di kelas Supersport 600 semakin sengit, dengan pembalap dari Jepang, Thailand, dan Korea yang memiliki pengalaman internasional. Namun, hasil podium pertama menjadi sinyal kuat bahwa Herjun Atna Firdaus dan rekan-rekannya memiliki potensi untuk bersaing hingga puncak klasemen akhir.
Dengan dukungan sponsor, tim teknis yang berpengalaman, serta semangat juang para pembalap, Astra Honda Racing Team berada di jalur yang tepat untuk meraih prestasi lebih besar di sisa musim ARRC 2026. Penutupnya, performa positif di Sepang tidak hanya menambah poin klasemen, tetapi juga menumbuhkan keyakinan bahwa Indonesia dapat menjadi kekuatan utama dalam ajang balap motor Asia.



