Portal Muria – 15 April 2026 | Serah terima jabatan (sertijab) Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pati dilaksanakan pada Selasa, 15 April 2026, menandai pergantian kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa angin segar bagi perkembangan madrasah. Acara resmi yang berlangsung di halaman MAN 2 Pati dihadiri jajaran guru, tenaga kependidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, pengawas madrasah, serta para Kepala Madrasah Aliyah Negeri se‑eksa Karesidenan Pati.
Dalam prosesi tersebut, Moh Kodri, S.Pd., S.Kom., M.Pd. menyerahkan jabatan secara simbolis kepada penggantinya, Arif Baehaqi, S.Pd., M.Si. Penandatanganan berita acara dan penyerahan memoriam jabatan menjadi momen penting yang menandai transisi kepemimpinan. Kedua tokoh mengekspresikan rasa terima kasih dan harapan masing‑masing, sekaligus menegaskan komitmen untuk melanjutkan program prioritas madrasah.
Moh Kodri, yang selama ini memimpin MAN 2 Pati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga madrasah atas kerja sama yang terjalin. “MAN 2 Pati memiliki potensi besar. Saya yakin di bawah kepemimpinan Bapak Arif Baehaqi, madrasah ini akan semakin maju dan berprestasi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa semua program dan prestasi yang telah dirintis akan terus dikembangkan oleh kepemimpinan baru.
Berbeda dengan harapan yang diungkapkan oleh pengganti, Arif Baehaqi menegaskan tekadnya untuk meneruskan agenda yang telah digarap serta memperkuat budaya madrasah yang religius, inovatif, dan berkarakter. “Mohon dukungan dan kolaborasi semua pihak. Mari kita jaga amanah ini bersama demi kemajuan peserta didik dan nama baik madrasah,” kata Baehaqi dalam sambutannya. Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas antar guru dan pegawai dalam upaya membangun MAN 2 Pati yang lebih baik.
Dalam sesi tanya‑jawab singkat, Baehaqi mengucapkan terima kasih kepada jajaran guru MAN Purworejo yang hadir dan mengantarkannya ke MAN 2 Pati. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh sahabat‑sahabat saya, jajaran guru dan semua yang hadir mengantarkan saya ke sini. Hampir 100 orang, naik dua bus langsung dari Purworejo. Alhamdulillah kita bertambah saudara di Pati,” ungkapnya dengan rasa syukur.
Sebelum menjabat di MAN 2 Pati, Arif Baehaqi pernah memimpin Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purworejo, Jawa Tengah. Penunjukan resmi sebagai kepala baru MAN 2 Pati sekaligus menggantikan Moh Kodri, yang akan kembali bertugas di MAN 1 Pati, menandai langkah strategis dalam rangka memperkuat jaringan pendidikan madrasah di Kabupaten Pati.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Moh Kodri selama memimpin MAN 2 Pati. “Saya betul‑betul berterima kasih kepada Pak Moh Kodri. Dedikasi dan kerja keras beliau luar biasa. Ini dapat kita rasakan tidak hanya di kalangan internal, tetapi juga oleh masyarakat luas,” kata Syaiku. Ia menekankan bahwa prestasi yang diraih oleh MAN 2 Pati selama masa kepemimpinan Kodri telah mengangkat nama Kabupaten Pati pada tingkat regional.
Selain memuji pencapaian sebelumnya, Ahmad Syaiku menekankan pentingnya adaptasi cepat dan inovasi dari kepala madrasah yang baru. “Saya berharap Kepala Madrasah baru segera beradaptasi dan membawa inovasi untuk peningkatan mutu pendidikan di MAN 2 Pati,” pungkasnya.
Berbagai pihak yang hadir menilai bahwa proses sertijab ini tidak sekadar formalitas, melainkan momentum penting untuk menegaskan kesinambungan visi dan misi madrasah. Guru‑guru menantikan arahan strategis yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, sementara orang tua murid berharap program-program unggulan akan terus berlanjut, terutama dalam bidang keagamaan, akademik, serta kegiatan ekstrakurikuler.
Berikut rangkuman poin‑poin utama dalam sertijab tersebut:
- Penyerahan jabatan resmi antara Moh Kodri dan Arif Baehaqi di halaman MAN 2 Pati.
- Pengakuan prestasi MAN 2 Pati selama masa kepemimpinan Kodri, termasuk peningkatan prestasi akademik dan reputasi daerah.
- Komitmen Baehaqi untuk melanjutkan program prioritas dan memperkuat budaya madrasah yang religius, inovatif, dan berkarakter.
- Dukungan penuh dari Kepala Kantor Kemenag Pati, Ahmad Syaiku, serta harapan agar kepala baru dapat beradaptasi cepat dan menghadirkan inovasi.
- Kehadiran lebih dari 100 guru dan staf dari MAN Purworejo, menandakan sinergi antar madrasah di wilayah Jawa Tengah.
Ke depan, fokus utama MAN 2 Pati diperkirakan akan tertuju pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan karakter siswa, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung proses belajar mengajar. Kepala madrasah baru diharapkan dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada, menjalin kerjasama dengan pihak luar, serta mengembangkan program-program yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan latar belakang pengalaman kepemimpinan di MAN Purworejo, Arif Baehaqi diyakini memiliki kapasitas untuk membawa MAN 2 Pati ke tingkat yang lebih kompetitif, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Harapan besar juga tertuju pada sinergi antara guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan pemangku kepentingan lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berdaya saing.
Secara keseluruhan, sertijab ini menandai babak baru bagi MAN 2 Pati. Dengan dukungan luas dari Kemenag, pengawas, serta komunitas pendidikan setempat, kepemimpinan Arif Baehaqi diharapkan dapat memperkuat fondasi akademik, karakter, dan inovasi yang menjadi ciri khas madrasah modern. Keberhasilan langkah ini akan sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan visi madrasah sebagai institusi yang menghasilkan generasi unggul, berakhlak mulia, dan siap bersaing di era global.








