Bank Jateng Bantu UMKM Pati Naik Kelas lewat Fasilitas NIB dan Rekening Baru

Business12 Dilihat

Portal Muria – 15 April 2026 | Bank Jateng melalui Kantor Cabang Koordinator (KCK) Pati kembali menegaskan komitmen memperkuat perekonomian daerah dengan menggelar kegiatan fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pembukaan rekening bank bagi para pelaku UMKM binaannya. Acara yang berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026, ini diselenggarakan berkolaborasi dengan Bhayangkari Polresta Pati, menandai sinergi antara lembaga keuangan dan aparat penegak hukum dalam rangka mengatasi hambatan administratif yang kerap menghambat pertumbuhan usaha kecil.

Sejumlah pelaku UMKM yang hadir memperoleh pendampingan langsung untuk mengisi formulir Online Single Submission (OSS) sehingga proses registrasi NIB dapat diselesaikan secara real time. NIB tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi yang diakui pemerintah, tetapi juga menjadi prasyarat utama dalam mengakses berbagai program bantuan, subsidi, serta kredit usaha yang lebih kompetitif. Dengan memiliki NIB, UMKM dapat meningkatkan kredibilitasnya di mata mitra bisnis dan konsumen.

Sebagai langkah lanjutan, peserta juga difasilitasi membuka rekening di Bank Jateng. Pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola keuangan yang transparan dan profesional. Rekening khusus usaha memungkinkan pelaku UMKM mencatat arus kas secara lebih akurat, memudahkan perencanaan anggaran, serta meningkatkan peluang untuk mendapatkan pembiayaan dengan bunga yang lebih rendah.

Pramudjianto, kepala KCK Pati, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian integral dari strategi bank untuk mendorong UMKM “naik kelas”. “Kami menyadari bahwa tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM terletak pada aspek administratif dan akses permodalan. Dengan memberikan kemudahan dalam memperoleh NIB dan rekening bank, kami berharap mereka dapat beroperasi lebih terstruktur dan siap bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Pramudjianto dalam sambutan pembukaan acara.

Selain manfaat langsung bagi peserta, acara ini juga menyoroti peran penting Bhayangkari Polresta Pati sebagai mitra pendamping. Kehadiran perwakilan kepolisian tidak hanya memberikan rasa aman bagi pelaku usaha, tetapi juga menegaskan pentingnya penegakan hukum dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. “Sinergi antara institusi keuangan dan aparat penegak hukum mempercepat proses legalisasi usaha dan mengurangi risiko praktik informal,” tambahnya.

  • Identitas resmi: NIB memberikan legalitas usaha yang diakui secara nasional.
  • Akses kredit: Dengan NIB, UMKM dapat mengajukan pinjaman dengan persyaratan yang lebih bersahabat.
  • Manajemen keuangan: Rekening khusus usaha memudahkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran.
  • Program pemerintah: Kepemilikan NIB membuka peluang mengikuti program bantuan dan subsidi.

Para peserta mengungkapkan rasa puas atas bantuan yang diberikan. Salah satu pelaku usaha kuliner, Siti Nurhaliza, menyampaikan bahwa proses registrasi NIB yang biasanya memakan waktu berhari‑hari dapat selesai dalam hitungan jam berkat pendampingan tim Bank Jateng. “Sekarang saya tidak lagi khawatir soal legalitas, dan dengan rekening bank, saya dapat menerima pembayaran dari pelanggan online dengan lebih mudah,” katanya.

Bank Jateng menegaskan bahwa program serupa akan terus digulirkan di wilayah lain, dengan tujuan menciptakan ekosistem UMKM yang lebih terintegrasi. Rencana ke depan mencakup pelatihan manajemen keuangan, literasi digital, serta pendampingan dalam penyusunan rencana bisnis yang berkelanjutan. Semua inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, memperluas pangsa pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Pati.

Dengan memberikan solusi praktis terhadap masalah administratif dan perbankan, Bank Jateng KCK Pati berharap UMKM di daerah tersebut tidak lagi terhambat oleh birokrasi, melainkan dapat fokus pada inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, serta ekspansi ke pasar regional dan nasional. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk memperkuat sektor UMKM sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Secara keseluruhan, inisiatif fasilitasi NIB dan pembukaan rekening yang digelar pada awal 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Jateng dalam mendukung transformasi digital dan profesionalisasi UMKM. Diharapkan, melalui program berkelanjutan ini, lebih banyak usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Pati dapat menembus batasan tradisional, memperkuat daya saing, serta berkontribusi pada pencapaian target pertumbuhan ekonomi daerah yang ambisius.