JEPARA, PortalMuria.com – Guna mengantisipasi potensi dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Jepara, Polda Jawa Tengah, menggelar apel pengecekan kesiapsiagaan Tim Negosiator dan Tim Penegakan Hukum, Senin (30/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Jepara ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat kepolisian tengah memperkuat strategi pengamanan yang tidak hanya mengedepankan ketegasan, tetapi juga pendekatan humanis.
Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Jepara, Kompol Edy Sutrisno, dan diikuti oleh pejabat utama, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Jepara.
Dalam amanatnya, ia menegaskan pentingnya kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang bisa muncul sewaktu-waktu.
Kompol Edy menekankan bahwa Tim Negosiator memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam meredam potensi konflik di lapangan.
Pendekatan komunikasi persuasif dinilai menjadi kunci untuk menjaga situasi tetap kondusif, terutama dalam menghadapi aksi massa atau penyampaian aspirasi masyarakat.

“Tim ini harus mampu menjadi penengah yang menyejukkan, menghadirkan rasa aman serta kepercayaan kepada masyarakat, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan tanpa kekerasan,” tegasnya.
Meski pendekatan humanis diutamakan, Wakapolres juga mengingatkan bahwa langkah tegas tetap disiapkan.
Jika situasi berkembang menjadi anarkis dan membahayakan keselamatan publik maupun petugas, maka Tim Penegakan Hukum (Gakkum) akan mengambil alih dengan tindakan profesional, terukur, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Apel kesiapsiagaan ini diharapkan mampu meningkatkan soliditas dan respons cepat jajaran Polres Jepara dalam menjaga keamanan wilayah.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk terus memberikan pelayanan prima, menjaga stabilitas, serta membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang tegas namun tetap humanis.
(Red.)








