JEPARA, PortalMuria.com – Kepolisian Resor (Polres) Jepara kembali menunjukkan peran aktifnya di tengah bencana banjir yang masih menggenangi wilayah Kabupaten Jepara. Melalui Satuan Samapta, Polres Jepara mengevakuasi seorang warga lanjut usia (lansia) yang sakit dari Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, Kamis (15/1/2026).
Evakuasi dilakukan karena kondisi banjir tak kunjung surut. Air masih merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa, membuat aktivitas warga lumpuh dan berisiko bagi keselamatan, terutama kelompok rentan.
Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menegaskan, evakuasi dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan keselamatan warga yang kondisi kesehatannya membutuhkan penanganan segera.
“Evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia yang terdampak banjir,” ujar AKP Dwi Prayitna.
Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Jepara, Kompol Sutono, dengan melibatkan personel Satuan Samapta, Forkopimcam Kalinyamatan, serta pemerintah desa setempat. Lansia tersebut dievakuasi menggunakan perahu dari lokasi banjir menuju titik aman.
Setelah dievakuasi, warga lansia langsung mendapatkan pemeriksaan medis dari tim Biddokes Polda Jawa Tengah dan Sidokkes Polres Jepara. Penanganan kesehatan menjadi prioritas, mengingat kondisi cuaca ekstrem dan lingkungan banjir rawan memicu berbagai penyakit.
Selain pemeriksaan medis, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengungsi terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan posko pengungsian.

“Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga memberikan penekanan kepada para pengungsi mengenai pentingnya kebersihan lingkungan posko untuk meminimalisir risiko penyakit, terutama pada kelompok rentan,” jelas AKP Dwi Prayitna.
Kasihumas Polres Jepara menjelaskan, Desa Batukali menjadi salah satu wilayah terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jepara dalam beberapa hari terakhir. Luapan air menggenangi rumah warga dan memaksa sebagian warga mengungsi.
Polres Jepara bersama pemerintah desa dan instansi terkait terus melakukan pemantauan kondisi lapangan serta membantu warga terdampak banjir.
“Kami terus bersiaga dan memberikan bantuan, terutama bagi warga yang membutuhkan penanganan segera,” tandasnya.
Sementara itu, Kasidokkes Polres Jepara, Penata Sri Anik, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana banjir. Ia mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan.
“Apabila ada keluhan kesehatan, jangan ragu melapor kepada petugas di posko agar dapat segera ditangani,” ucapnya.
Hingga kini, aparat kepolisian bersama unsur terkait masih terus siaga di lokasi banjir, memastikan keselamatan warga sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan.
(Red.)














