Portal Muria – 16 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Pati mencatat pencapaian signifikan dalam rangka memperkuat jaringan koperasi desa. Hingga 13 April 2026, sebanyak tiga puluh tiga (33) gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah selesai dibangun secara total, menandai langkah maju dalam program pengembangan ekonomi berbasis komunitas.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, Dewi Kartina Sari, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari target yang lebih luas, yaitu pembangunan 401 KDMP dan lima Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Dari total tersebut, 277 titik lahan telah siap, 273 di antaranya telah terverifikasi, sementara empat titik masih dalam proses pertimbangan. Selain itu, 129 lokasi masih dalam tahap finalisasi.
Berikut rangkuman data utama proyek:
- Total gerai yang direncanakan: 401 KDMP + 5 KKMP
- Gerai yang telah selesai 100%: 33
- Titik lahan siap: 277
- Lahan terverifikasi: 273
- Lahan dalam proses: 129
Meski sebagian besar bangunan masih dalam tahap konstruksi, operasional KDMP telah mulai berjalan. Kelembagaan koperasi desa ini resmi terbentuk sejak 24 Mei 2025, dan pada saat ini telah memperoleh pengesahan hukum dari Kementerian Koperasi dan UMKM sebanyak 406 entitas (401 KDMP dan 5 KKMP). Pengesahan tersebut membuka pintu bagi koperasi untuk melaksanakan tahapan usaha, termasuk menjalin kontak bisnis dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah.
“Ketentuan lahan harus memenuhi tiga kriteria utama: bukti kepemilikan yang sah, luas minimal seribu meter persegi, serta posisi yang strategis dan tidak berada di zona rawan,” ujar Dewi Kartina Sari dalam konferensi pers pada Senin (13/4/2026). Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelesaian pembangunan fisik gedung KDMP, karena setelah bangunan selesai, langkah selanjutnya adalah menunggu regulasi operasional yang akan dikeluarkan pemerintah pusat maupun daerah.
Keberhasilan pembangunan 33 gerai ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Pati. Gerai Koperasi Desa Merah Putih berfungsi sebagai pusat layanan keuangan, pemasaran produk lokal, serta pelatihan kewirausahaan bagi warga desa. Dengan keberadaan gerai yang lengkap dan siap pakai, petani, pengrajin, dan pelaku usaha kecil dapat mengakses modal, memperluas jaringan pasar, dan meningkatkan daya saing produk mereka.
Program ini juga sejalan dengan kebijakan nasional yang menekankan pentingnya pembangunan koperasi desa sebagai tulang punggung perekonomian pedesaan. Dukungan dari pemerintah provinsi Jawa Tengah, terutama melalui fasilitasi kontak bisnis dengan BUMN, memperkuat sinergi antara sektor publik dan swasta. Hal ini diharapkan dapat mempercepat aliran investasi ke daerah, mengurangi ketimpangan ekonomi, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Secara keseluruhan, penyelesaian 33 gerai KDMP menandai titik tolak penting dalam upaya memperkuat ekosistem koperasi di Kabupaten Pati. Dengan landasan regulasi yang kuat, dukungan pendanaan, serta komitmen pemangku kepentingan, program ini berpotensi memperluas dampak positifnya ke seluruh 401 gerai yang direncanakan. Keberhasilan selanjutnya akan sangat bergantung pada penyelesaian lahan yang masih dalam proses, serta percepatan penerbitan regulasi operasional yang memungkinkan koperasi berfungsi secara optimal.
Dengan momentum ini, harapan besar terletak pada kemampuan gerai KDMP untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat kemandirian masyarakat, dan menumbuhkan budaya koperasi yang berkelanjutan di Pati.








