BBM Dipastikan Tak Naik per 1 April 2026, Pemerintah Redam Isu Kenaikan

Berita, Nasional510 Dilihat

JAKARTA, PortalMuria.com – Pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, sebagai respons atas maraknya kabar kenaikan harga BBM yang beredar di masyarakat.

Keputusan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah tidak akan mengambil langkah yang berpotensi menekan daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis.

Menurut Prasetyo, keputusan mempertahankan harga BBM merupakan arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Pemerintah, kata dia, diminta untuk selalu menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan strategis.

“Berdasarkan petunjuk Bapak Presiden, pemerintah bersama Pertamina sepakat belum akan melakukan penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi,” ujar Prasetyo dalam pernyataan resminya, Selasa (31/3/2026).

Langkah ini diambil setelah melalui koordinasi lintas kementerian dan badan usaha terkait, guna memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga.

Pemerintah juga secara tegas membantah informasi yang menyebutkan adanya rencana kenaikan signifikan pada harga BBM nonsubsidi dalam waktu dekat. Isu tersebut sebelumnya sempat memicu keresahan di tengah masyarakat.

Prasetyo menegaskan, hingga saat ini tidak ada kebijakan yang mengarah pada penyesuaian harga BBM per awal April 2026.

Antrian panjang masyarakat untuk mengisi BBM.Selasa (31/3/2026).

“Informasi yang beredar tidak benar. Pemerintah memastikan harga tetap dan tidak ada perubahan,” tegasnya.

Selain memastikan harga tetap, pemerintah juga menjamin ketersediaan pasokan BBM bagi masyarakat.

Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional, khususnya di sektor energi.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap tenang dalam menyikapi situasi.

“Kami harap masyarakat tidak panik. Ketersediaan BBM kami jamin dan harga tidak mengalami penyesuaian,” ujar Prasetyo.

Keputusan untuk menahan harga BBM dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat. Dalam kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, stabilitas harga energi menjadi faktor penting dalam menopang aktivitas ekonomi nasional.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap dapat meredam gejolak pasar sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha.

(Red.)