Puting Beliung Terjang Undaan Kudus, Ratusan Atap Rumah Rusak

Berita, Kudus584 Dilihat

KUDUSPortalMuria.com  – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (30/3/2026) sore, berubah menjadi bencana. Dalam waktu singkat, angin puting beliung datang menerjang dan menyapu sedikitnya empat desa.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat hujan awalnya turun ringan sebelum berubah menjadi deras. Hanya berselang lima menit, angin kencang langsung menghantam permukiman warga.

Relawan Kencana Undaan, Jamil, mengungkapkan Desa Medini menjadi titik terdampak paling parah. Ratusan rumah di desa tersebut mengalami kerusakan akibat terjangan angin.

“Paling parah di Desa Medini karena sekitar 190 rumah terdampak,” ujar Jamil.

Selain itu, di Desa Terangmas terdapat dua bangunan yang mengalami kerusakan total hingga ambruk, termasuk sebuah gudang berbahan seng.

Dalam kejadian tersebut, satu warga dilaporkan sempat tertimpa bangunan rumah yang roboh. Korban langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Undaan.

“Korban sudah dibawa ke Puskesmas,” tambah Jamil.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat total sementara sebanyak 221 bangunan terdampak akibat bencana ini.
Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, menyebut empat desa yang terdampak meliputi:

  • Desa Terangmas
  • Desa Kalirejo
  • Desa Glagahwaru
  • Desa Medini

Kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, termasuk atap rumah beterbangan dan pohon tumbang.

“Kebutuhan genteng mencapai sekitar 14.400 unit,” jelasnya.

Dalam waktu singkat, angin puting beliung datang menerjang dan menyapu sedikitnya empat desa.Denin (30/3/2026).

Rincian Dampak di Empat Desa
Berikut rincian sementara dampak kerusakan:

Desa Terangmas:
2 bangunan terdampak, termasuk satu rumah warga dan satu gudang roboh.

Desa Kalirejo:
12 bangunan terdampak, masing-masing 6 rumah di RT 01 RW 01 dan RT 02 RW 01.

Desa Glagahwaru:
15 bangunan terdampak, mayoritas berada di RT 01 RW 01.

Desa Medini:
192 bangunan terdampak dengan kebutuhan sekitar 13.000 genteng.

Sebaran kerusakan meliputi:
Gang 05, 06, 07, 08, 09, 13, 15, dan 17 dengan jumlah puluhan rumah di tiap titik.

Pasca kejadian, warga bersama relawan mulai membersihkan puing-puing bangunan dan memperbaiki atap rumah yang rusak. Namun, keterbatasan material menjadi kendala utama.

Bantuan logistik, terutama genteng dan bahan bangunan, sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan.

Bencana ini menjadi pengingat akan potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah Jawa Tengah, khususnya saat peralihan musim.

(Red.)