Kirim Jeruk Pamelo ke Seluruh Kepala Daerah Jateng, Sudewo Tancapkan Branding Buah Unggulan Pati

Berita, Pati1234 Dilihat

PATI – PortalMuria.com | Langkah unik dan sarat makna dilakukan Bupati Pati, Sudewo. Pada Rabu (17/12/2025), orang nomor satu di Bumi Mina Tani itu mengirimkan jeruk pamelo kepada seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah. Bukan sekadar buah tangan, kiriman tersebut menjadi strategi branding untuk memperkenalkan pamelo sebagai komoditas unggulan Kabupaten Pati.

Jeruk pamelo yang dikirim merupakan hasil panen dari Kecamatan Gembong, salah satu sentra pamelo terbaik di Pati. Sudewo ingin memastikan para pemimpin daerah di Jawa Tengah mengetahui langsung potensi buah khas Pati yang selama ini mulai mencuri perhatian pasar nasional.

Menurut Sudewo, jeruk pamelo asal Gembong Pati, memiliki karakter berbeda dibandingkan jeruk pamelo dari daerah lain. Meski sekilas menyerupai jeruk Bali, pamelo Gembong disebut memiliki cita rasa yang lebih manis dengan kandungan air yang lebih melimpah.

“Kita mengirimkan jeruk pamelo supaya para kepala daerah tahu jika Pati punya produk buah unggulan. Jeruk ini hampir mirip jeruk Bali, tapi kadar airnya lebih banyak dan rasanya lebih manis,” ujar Sudewo.

Ciri khas inilah yang membuat pamelo Pati memiliki nilai jual tinggi dan berpotensi menembus pasar yang lebih luas.

Tak hanya berhenti di pasar lokal, pamelo Pati saat ini sudah dipasarkan ke sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta dan beberapa metropolitan lainnya. Permintaan yang terus meningkat menjadi sinyal kuat bahwa pamelo Gembong punya daya saing nasional.

Lebih jauh, Pemkab Pati juga mulai memancang target besar: ekspor ke luar negeri. Sudewo menegaskan, potensi pamelo Pati sangat menjanjikan jika dikembangkan secara serius dan berkelanjutan.

Keseriusan tersebut bukan isapan jempol. Bupati Pati, Sudewo, bahkan telah bertemu langsung dengan Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, di Kementerian Perdagangan. Dalam pertemuan itu, potensi ekspor komoditas unggulan Pati menjadi topik utama pembahasan.

Menteri Perdagangan menyoroti empat komoditas asal Pati yang dinilai layak menembus pasar internasional, yakni ikan laut, bawang merah, molases (tetes tebu), dan jeruk pamelo.

Menurut Mendag, ikan laut Pati memiliki peluang besar untuk diekspor ke Arab Saudi seiring tingginya permintaan produk perikanan di kawasan Timur Tengah. Sementara bawang merah Pati disebut berpeluang masuk pasar Belanda, dan molases berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku etanol industri.

Adapun jeruk pamelo Pati, dinilai memiliki prospek cerah untuk dipasarkan lebih luas, baik di tingkat nasional maupun ekspor. Kualitas buah dan kontinuitas produksi menjadi modal utama untuk bersaing di pasar global.

Langkah Sudewo mengirimkan pamelo ke seluruh kepala daerah Jateng dinilai sebagai strategi sederhana namun berdampak besar. Selain memperkuat identitas Pati sebagai sentra buah unggulan, cara ini juga membuka jejaring promosi antardaerah secara langsung.

Jika konsisten dikembangkan, pamelo Gembong tak hanya akan menjadi kebanggaan Pati, tetapi juga ikon baru hortikultura Jawa Tengah di pasar internasional.

(Red.)