Kudus Tetap Kondusif, ARB Pilih Tunda Aksi Demonstrasi

Berita, Kudus1503 Dilihat

KUDUS , PortalMuria.com – Situasi di Kabupaten Kudus dipastikan tetap kondusif setelah Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) dengan tulus ikhlas menunda aksi demonstrasi yang semula dijadwalkan pada Selasa, 9 September 2025. Keputusan ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., serta Dandim 0722 Kudus Letkol Inf. Hermawan Setya Budi, M.Han.

Dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani kedua pejabat tersebut, tertulis:

“Kami yang bertanda tangan di bawah ini atas nama Kapolres Kudus dan Komandan Kodim 0722 Kudus dengan tulus mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) yang telah bersedia dengan ikhlas membatalkan sementara aksi demonstrasi hari Selasa tanggal 9 September 2025 demi menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Kudus demi kepentingan bangsa dan negara. Besar harapan kami rekan-rekan ARB bisa terus konsisten dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemaslahatan masyarakat Kudus yang kita cintai.”

ARB: Batal, Bukan Berhenti Perjuangan

Salah satu anggota ARB, Musbiyanto atau akrab disapa Kang Bie, menegaskan bahwa kabar pembatalan aksi memang benar adanya.

“Kami bukan berhenti berjuang, tapi untuk Kudus yang lebih kondusif, aksi sementara kami batalkan,” ujarnya.

Arahan dari Kodim dan Polres sangat jelas: Kudus saat ini sudah meraih peringkat terbaik dalam hal kondusifitas. Aparat tidak melarang penyampaian aspirasi, tetapi menegaskan pentingnya adanya pihak yang bertanggung jawab atas setiap aksi.

“Dalam aliansi kami, memang belum ada penanggung jawab yang resmi. Itu yang menjadi pertimbangan besar,” kata kang bie.

Sinergi untuk Kudus

Langkah bijak ARB membuktikan bahwa aspirasi rakyat tetap bisa diperjuangkan tanpa harus mengorbankan ketenangan dan keamanan masyarakat luas. Aparat berharap semangat pemberantasan korupsi serta perjuangan untuk kepentingan rakyat tetap konsisten dilakukan, namun tetap dalam koridor hukum dan tertib.

Kudus sekali lagi menunjukkan bahwa persatuan antara masyarakat dan aparat dapat menciptakan situasi yang kondusif. Aspirasi tetap jalan, kondusifitas tetap terjaga.(Red.)