Menteri PU Puji Bendung Logung: Produktivitas Tani Melonjak 300 Persen, Banjir Kudus Tertekan

Kudus435 Dilihat

Kudus , PortalMuria.com  – Bendung Logung yang kerap disebut sebagai “jantung air” Kabupaten Kudus kembali jadi sorotan. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo turun langsung meninjau bendungan tersebut, Sabtu (6/9/2025), untuk memastikan fungsi vitalnya berjalan optimal.

Dody tidak sekadar datang, ia membawa kabar menggembirakan: produktivitas pertanian di Kudus dan sebagian Pati melonjak hingga 300 persen berkat keberadaan Logung.
“Dulu hanya sebagian kecil petani yang bisa tanam tiga kali setahun. Sekarang hampir semuanya bisa. Itu bukti nyata bagaimana Logung mengubah wajah pertanian Kudus,” tegas Dody.

Bukan Hanya Air, Tapi Juga “Peredam Banjir”

Logung tidak hanya menjadi penopang sawah, tapi juga benteng pertahanan saat musim hujan. Dody menegaskan bahwa banjir yang sebelumnya langganan di Kudus kini jauh berkurang.
“Logung terbukti mampu menekan debit air. Kudus sudah merasakan langsung dampak pengendalian banjir dari sini,” jelasnya.

Dari Sawah ke Wisata

Menariknya, Dody melihat fungsi Logung tidak berhenti di sawah dan banjir. Keindahan alam di sekitarnya perlahan memantik geliat wisata.
“Efek ganda pasti ada. Bendungan biasanya berada di ketinggian dengan pemandangan indah. Potensi wisata bisa berkembang, tapi tetap harus taat aturan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa meski bisa menjadi magnet wisata, Logung tetaplah objek vital nasional. Air baku yang ditampung tidak boleh tercemar akibat aktivitas wisata yang sembarangan.

Simbol Keseimbangan

Bendung Logung kini bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol keseimbangan: menjaga sawah tetap hijau, rumah warga tetap kering, dan alam tetap lestari. Pemerintah pusat berharap, keberhasilan Logung bisa menjadi model bagi pengelolaan bendungan lain di Indonesia.

(Red.)