SPPG Soditan Minta Maaf soal Kasus Diare Massal di SMAN 1 Lasem, Jamin Biaya RS Korban

Berita, Rembang260 Dilihat

PORTALMURIA.COM, REMBANG – Pihak Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soditan Lasem memastikan bertanggung jawab penuh atas insiden gangguan kesehatan yang menimpa ratusan siswa dan guru SMA Negeri 1 Lasem. Seluruh biaya pengobatan korban dipastikan dikaver secara total.

Kepala SPPG Soditan Lasem, Achmad Sholeh Syarifudin, mengatakan pihaknya menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden diare massal tersebut. Pihaknya langsung bergerak cepat menangani seluruh korban terdampak.

“Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, orang tua, dan para siswa. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan penanganan medis berjalan optimal tanpa membebankan biaya sepeser pun kepada korban,” ujar Achmad Sholeh Syarifudin, Kamis (3/9/2026).

Bantu Biaya Pengobatan Secara Total

Sholeh menegaskan, seluruh pasien yang harus dilarikan ke puskesmas maupun rumah sakit tidak perlu memikirkan biaya perawatan. SPPG Soditan Lasem menjamin semua akomodasi medis akan ditanggung sepenuhnya hingga para korban dinyatakan sembuh total.

“Semua pengobatan kami pastikan gratis dan dikaver total. Kami bertanggung jawab penuh atas pemulihan kesehatan para siswa dan guru,” jelasnya.

Janji Evaluasi Total

Buntut dari kejadian ini, pihak SPPG berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh sistem operasional dapur gizi. Peninjauan ulang akan dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga rantai distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

“Ini menjadi momentum bagi kami untuk melakukan evaluasi total. Kami akan memperbaiki seluruh prosedur standar operasional (SOP) agar kelalaian serupa tidak pernah terulang kembali di masa depan,” pungkasnya. (B2)