Bupati Kudus Sam’ani Pimpin Pendakian Massal Puncak 29, Ajak Masyarakat Promosikan Wisata Muria

Berita, Kudus15 Dilihat

PORTALMURIA.COM, KUDUS – Semangat kebersamaan mewarnai pendakian massal menuju Puncak 29 (Songo Likur) Pegunungan Muria, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie tersebut diikuti sekitar 550 pendaki dari berbagai unsur masyarakat.

Pendakian massal ini menjadi momentum untuk mengenalkan potensi wisata alam Kabupaten Kudus sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian kawasan Pegunungan Muria.

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari berbagai elemen, termasuk sekitar 150 peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Selain itu, pendakian juga melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, Karang Taruna, komunitas pecinta alam, tenaga kesehatan, PKK, relawan, hingga masyarakat umum.

Bupati Sam’ani turut mengikuti perjalanan menuju puncak bersama istri dan anaknya. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kudus itu menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan wisata alam serta pelestarian lingkungan di kawasan Muria.

Sebelum pendakian dimulai, Sam’ani mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana memperkenalkan keindahan Puncak 29 sekaligus menjaga kelestarian alam yang menjadi aset Kabupaten Kudus.

Menurutnya, Puncak 29 merupakan salah satu anugerah alam yang memiliki daya tarik besar dan berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan.

“Hari ini kita naik bersama-sama ke Puncak 29. Ini adalah rahmat Allah SWT, karunia yang harus kita jaga dan kita pelihara bersama. Mari kita jaga lingkungan agar tetap lestari,” ujar Sam’ani.

Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Rahtawu dan wilayah sekitar lereng Muria, melalui peningkatan kunjungan wisatawan.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memimpin pendakian massal menuju Puncak 29 bersama sekitar 550 peserta, Sabtu, 18 Juli 2026.

“Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi warga Rahtawu dan sekitarnya sehingga Puncak 29 semakin dikenal sebagai destinasi wisata Kabupaten Kudus. Kalau wisatanya maju, ekonomi masyarakat juga akan ikut tumbuh,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sam’ani juga mengajak seluruh peserta menjadi duta promosi wisata dengan membagikan pengalaman serta keindahan alam Puncak 29 melalui media sosial masing-masing.

“Kita eksplor, lalu kita ekspos. Semuanya diunggah ke media sosial masing-masing. Biar semakin banyak yang tahu bahwa Kudus punya alam yang luar biasa,” ucapnya.

Bupati mengingatkan seluruh pendaki agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi prosedur pendakian serta menjaga kebersihan kawasan gunung. Ia meminta peserta tidak membuang sampah sembarangan maupun merusak vegetasi di sepanjang jalur pendakian.

Sam’ani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, Karang Taruna, komunitas pecinta alam, tenaga kesehatan hingga para relawan yang turut memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Sementara itu, salah seorang peserta dari Universitas Muria Kudus (UMK), Levi, mengaku antusias mengikuti pendakian massal tersebut. Menurutnya, pendakian bersama ratusan peserta menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan mendaki secara mandiri.

“Seru sekali karena dilakukan bersama-sama. Suasananya penuh kebersamaan, saling menyemangati selama perjalanan menuju puncak. Selain menikmati keindahan alam Muria, kami juga bisa bertemu banyak teman dari berbagai komunitas dan instansi. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan karena sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kudus,” ungkap Levi.

Melalui kegiatan pendakian massal ini, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap Puncak 29 (Songo Likur) semakin dikenal sebagai salah satu ikon wisata alam Pegunungan Muria yang mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan lereng gunung.

(Red.)