Jepara Ditunjuk Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Rekrutmen Siswa Berprestasi Dibuka Juli 2026

Berita, Jepara40 Dilihat

JEPARAPortalMuria.com – Kabupaten Jepara resmi menjadi salah satu dari tiga daerah di Provinsi Jawa Tengah yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Program pendidikan unggulan tersebut mulai membuka rekrutmen peserta didik sepanjang Juli 2026, sementara kegiatan belajar mengajar dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan bahwa kehadiran SNT merupakan peluang besar bagi pelajar berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa dipungut biaya.

Pada tahap pertama, SNT Jepara akan membuka dua rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SMP dan dua rombel untuk jenjang SMA. Masing-masing rombel akan diisi sebanyak 20 peserta didik.

“Alhamdulillah, tahun ini pada bulan Juli Jepara mendapatkan Sekolah Nasional Terintegrasi dari pemerintah pusat. Ini untuk anak-anak yang berprestasi,” ujar Bupati Witiarso Utomo.

Dengan demikian, total sebanyak 80 siswa akan mengikuti angkatan perdana Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Jepara.

Sambil menunggu pembangunan gedung permanen, proses pembelajaran akan dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan.

Pemerintah menjadwalkan pembangunan gedung SNT dimulai pada Oktober 2026 di atas lahan seluas 10 hektare. Lokasi tersebut berada berdampingan dengan kawasan Sekolah Rakyat, sehingga diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan di Jepara.

Witiarso menegaskan bahwa SNT tidak membatasi calon siswa berdasarkan latar belakang ekonomi keluarga. Seluruh peserta dari berbagai kategori desil berhak mengikuti seleksi selama memiliki prestasi yang memenuhi syarat.

“Yang penting berprestasi. Baik prestasi akademik maupun nonakademik. Rekrutmennya dari Kemendikdasmen,” tegasnya.

Seluruh proses seleksi dan rekrutmen peserta didik akan dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Siswa yang Sudah Bersekolah Tetap Bisa Mendaftar
Bupati juga menjelaskan bahwa siswa yang saat ini telah bersekolah di lembaga pendidikan lain tetap diperbolehkan mengikuti proses pendaftaran.

Berbeda dengan sejumlah sekolah unggulan lainnya, SNT tidak menerapkan sistem asrama (boarding school). Seluruh peserta didik akan mengikuti kegiatan belajar secara pulang-pergi (nonasrama) dan tidak dikenakan biaya pendidikan.

Meski menggunakan kurikulum nasional, konsep pembelajaran di Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang dengan pendekatan yang lebih inovatif sehingga berbeda dari sekolah pada umumnya.

SNT Jepara tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kabupaten Jepara. Siswa berprestasi dari daerah sekitar seperti Kabupaten Pati, Kudus, dan Demak juga dapat mengikuti seleksi karena wilayah tersebut belum memiliki Sekolah Nasional Terintegrasi.

Menurut Witiarso, keberadaan SNT di Jepara diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan yang mampu menjangkau kawasan Pantura Timur Jawa Tengah.

“Di Jawa Tengah hanya ada tiga SNT, yaitu Jepara, Cilacap, dan Purbalingga. Secara nasional jumlahnya hanya 25 sekolah,” pungkas Witiarso.

Keberadaan Sekolah Nasional Terintegrasi di Jepara diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan akses yang lebih luas bagi pelajar berprestasi untuk mengembangkan potensi mereka di tingkat nasional.

(Red.)