REMBANG, PortalMuria.com – Puskesmas Sarang 2 Kabupaten Rembang meluncurkan inovasi pelayanan kesehatan terbaru bernama “Manis Manja Volume 2”.
Program ini berfokus pada sistem “Kopdar” untuk meningkatkan kepatuhan minum obat bagi penderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM).
Kepala Puskesmas Sarang 2, Hafidlotul Mu’awanah, menjelaskan bahwa “Kopdar” merupakan akronim dari Kotak Obat, Pesan Digital, dan Antar Rumah. Inovasi ini menyasar pasien penderita penyakit kronis yang tergabung dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).
“Pasien prolanis harus minum obat rutin setiap hari dan seumur hidup agar hipertensi dan gulanya terkendali. Melalui versi kedua dari Manis Manja ini, kami menghadirkan tiga pilar utama untuk membantu mereka,” ujar Hafidlotul.
Tiga Strategi Utama Program
“Kopdar”Puskesmas Sarang 2 menerapkan tiga langkah taktis untuk memastikan pasien mengonsumsi obat secara teratur:
Kotak Obat Khusus: Obat DM dan hipertensi dipetakan dalam wadah khusus bersekat. Setiap sekat dilengkapi stiker warna berbeda untuk membedakan waktu konsumsi pagi, siang, dan malam.
Pesan Digital Mingguan: Tim pelayanan farmasi memanfaatkan grup WhatsApp untuk mengirimkan pesan pengingat setiap minggu. Petugas akan memastikan apakah obat sudah diminum sesuai aturan atau belum.
Layanan Antar Rumah: Bagi pasien Prolanis yang berhalangan atau terburu-buru sehingga tidak bisa mengambil obat langsung, petugas puskesmas akan mengantarkan obat ke rumah sekaligus memberikan edukasi tatap muka.
Pihak puskesmas berharap inovasi “Manis Manja Volume 2” ini dapat membawa dampak positif yang besar bagi masyarakat luas. Program ini juga ditargetkan mampu menekan angka komplikasi akibat penyakit hipertensi dan diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Sarang 2.
(Red)














