Anyma Guncang Coachella 2026 dengan Penampilan Mengejutkan Lisa dan Joji

Berita215 Dilihat

Portal Muria – 20 April 2026 | Festival musik paling bergengsi di dunia, Coachella, kembali menyajikan momen tak terlupakan pada pekan kedua edisi 2026. Artis elektronik asal Italia, Anyma, menggebrak panggung utama dengan set yang menampilkan kolaborasi eksklusif bersama penyanyi pop K‑pop Lisa serta musisi indie Joji. Kedatangan tamu istimewa ini menjadi sorotan utama, memicu kegembiraan ribuan penonton yang menyaksikan langsung di Empire Polo Club, Indio, California.

Set Anyma dimulai dengan melodi ambient yang perlahan berkembang menjadi ritme bass yang menggetarkan, menandai transisi khas produser tersebut dari soundscape atmosferik ke beat yang mengundang tari. Pada menit ketiga, lampu sorot menyorot ke belakang panggung dan muncul Lisa, yang mengenakan busana berwarna pastel kontras dengan latar futuristik. Tanpa pemberitahuan sebelumnya, Lisa melantunkan bagian dari lagu kolaborasinya dengan Anyma berjudul “Bad Angel”, menambah energi visual dan auditori yang memukau. Penonton pun bersorak riuh, mengabadikan momen tersebut lewat ponsel masing‑masing.

Setelah duet dengan Lisa, Anyma melanjutkan penampilannya dengan mengundang Jojo, yang mempersembahkan vokal melankolis pada trek “Nightfall”. Kombinasi suara lembut Jojo dengan produksi elektronik Anyma menciptakan atmosfer introspektif yang kontras dengan kehebohan sebelumnya. Momen ini mempertegas kemampuan Anyma dalam merangkai genre, menjembatani antara pop mainstream dan underground electronic.

Selain penampilan artis tamu, Anyma menampilkan visual yang dirancang khusus untuk Coachella. Layar LED raksasa memproyeksikan pola geometris berwarna neon, bersamaan dengan efek cahaya laser yang menari seirama musik. Penonton yang berdiri di tengah area penonton merasakan sensasi imersif, seolah‑olah berada dalam ruang virtual yang diciptakan oleh Anyma bersama tim visualnya.

Reaksi media sosial mengalir deras setelah penampilan berakhir. Penggemar menandai akun resmi Anyma dan Lisa, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan salah satu highlight Coachella 2026. Kritik musik menilai bahwa Anyma berhasil mengangkat standar pertunjukan live elektronik, menggabungkan elemen visual, vokal tamu, dan produksi audio tingkat tinggi.

Keberhasilan set Anyma juga menambah dinamika festival yang semakin kompetitif. Pada akhir pekan yang sama, festival lain seperti FORM Arcosanti yang akan digelar di Arizona pada Oktober 2026, mengumumkan line‑up berisi nama‑nama besar seperti Disclosure, Lorde, dan Turnstile. Meskipun berbeda skala, kedua festival menonjolkan pendekatan inovatif dalam menyatukan artis dan penonton, menegaskan tren festival musik yang lebih intim dan eksperimental.

Penggemar musik elektronik di Indonesia menantikan kedatangan Anyma ke tanah air. Sebagai artis yang memiliki basis penggemar kuat di Asia, terutama setelah kolaborasinya dengan Lisa yang berbahasa Korea, ekspektasi akan tur Asia Anyma semakin tinggi. Manajer publikasi Anyma belum mengumumkan jadwal konser di Asia, namun indikasi adanya rencana tur regional telah muncul di beberapa wawancara.

Secara keseluruhan, penampilan Anyma di Coachella 2026 menegaskan posisi artis tersebut sebagai pionir dalam dunia musik elektronik yang menggabungkan kolaborasi lintas genre dan visual futuristik. Dengan dukungan tamu istimewa seperti Lisa dan Joji, Anyma tidak hanya memukau penonton Coachella, tetapi juga membuka peluang baru bagi kolaborasi internasional di panggung festival musik dunia.