Persipura Jayapura Gigit PSIS Semarang 3-1, Naik Puncak Klasemen Championship 2025/2026

Olahraga40 Dilihat

Portal Muria – 19 April 2026 | Sabtu, 18 April 2026, Stadion Lukas Enembe di Kabupaten Jayapura menjadi saksi sengitnya duel pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025/2026 antara tuan rumah Persipura Jayapura dan tamu PSIS Semarang. Dengan atmosfer yang memanas sejak peluit pertama, Persipura berhasil memetik tiga poin penting lewat kemenangan 3-1, sementara PSIS harus kembali menunggu kesempatan mengembalikan posisi mereka di papan tengah klasemen.

Gol pembuka datang pada menit tambahan babak pertama, tepatnya 45+3 menit, melalui aksi cepat Jeam Kelly Sroyer. Sroyer memanfaatkan ruang di area penalti setelah serangan terorganisir, menembakkan bola ke sudut bawah gawang PSIS, menempatkan Persipura unggul 1-0. Kiper PSIS, Rizky Darmawan, yang tampil gemilang sepanjang babak pertama, tidak mampu menghalau tembakan tersebut.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Persipura terus menekan lini belakang PSIS, memaksa kiper Darmawan melakukan beberapa penyelamatan krusial. Pada menit ke-70, kerja sama antara Kelly Sroyer dan Reno Salampessy membuahkan gol kedua. Salampessy menerima umpan silang dari Sroyer, kemudian melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang melesat tepat ke sudut kanan atas gawang. Skor 2-0 memperkuat kepercayaan diri Mutiara Hitam.

PSIS tidak tinggal diam. Serangan balik yang dipimpin oleh Beto Goncalves mulai menembus pertahanan Persipura. Tekanan terus berlanjut hingga menit tambahan babak kedua, 90+3 menit, ketika Goncalves mengeksekusi tendangan jarak jauh yang menembus jaringan pertahanan, mengurangi selisih menjadi 2-1. Gol tersebut memberikan napas baru bagi PSIS, yang berusaha mengamankan poin balasan di menit-menit akhir.

Namun, kegembiraan PSIS segera sirna. Di menit terakhir pertandingan, Victor Mansaray berhasil memanfaatkan tendangan penalti setelah Elisa Basna dijatuhkan di dalam kotak penalti. Mansaray mengeksekusi penalti dengan tenang, menambah angka menjadi 3-1 untuk Persipura. Gol penalti ini sekaligus menutup skor akhir laga.

Hasil ini memberi dampak signifikan pada klasemen. Persipura Jayapura, dengan tiga kemenangan tambahan, kini memimpin puncak klasemen dengan total 50 poin, menegaskan diri sebagai kandidat kuat penantang gelar Super League musim depan. Sementara PSIS Semarang, yang kini mengumpulkan 20 poin, tetap berada di posisi kedelapan, masih jauh dari zona aman.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Persipura dalam penguasaan bola dan tembakan ke arah gawang. Tim asuhan pelatih Rahmad Darmawan menampilkan formasi 4-3-3 yang fleksibel, memaksimalkan kecepatan sayap dan ketajaman serangan tengah. Di sisi lain, PSIS yang dipimpin oleh pelatih Prihatnomo mengandalkan formasi 4-2-3-1, namun gagal memanfaatkan peluang yang ada, terutama pada beberapa kesempatan penalti yang gagal dieksekusi.

Selain gol, pertandingan juga mencatat beberapa insiden penting. Pada menit ke-34, PSIS sempat memperoleh tendangan penalti setelah VAR menilai ada handball di area penalti, namun pengeksekusiannya oleh Ramai Rumakiek gagal menembus gawang. Insiden ini menambah drama pada pertandingan dan memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di lapangan.

Dengan kemenangan ini, Persipura tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga meningkatkan moral tim menjelang sisa musim yang semakin menantang. Sementara PSPS harus mengevaluasi kekurangan defensif dan mencari cara meningkatkan efektivitas serangan, khususnya dalam memanfaatkan peluang penalti.

Secara keseluruhan, laga Persipura vs PSIS menyajikan aksi sepakbola yang menarik, menampilkan gol-gol berkualitas, aksi penalti yang menegangkan, serta pertarungan taktis antara dua pelatih berpengalaman. Kedatangan suporter Persipura yang memenuhi tribun Lukas Enembe menambah semarak atmosfer, memberikan dukungan moral yang tak ternilai bagi tim tuan rumah.

Kedepannya, Persipura berambisi mempertahankan posisinya di puncak klasemen, sementara PSIS harus bangkit dari kekalahan ini dan memperbaiki strategi guna kembali bersaing di papan tengah. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian bagi kedua tim dalam meraih target masing-masing di akhir musim.