JEPARA, PortalMuria.com – Suasana di depan kantor DPRD Kabupaten Jepara tampak berbeda dari biasanya pada Rabu (11 Maret 2026) sore. Di tengah arus kendaraan yang melintas, sejumlah anggota dewan berdiri di tepi jalan sambil menyapa para pengendara dan menyerahkan paket takjil untuk berbuka puasa.
Senyum dan sapaan hangat menjadi pemandangan yang jarang terlihat di depan gedung legislatif tersebut. Tanpa sekat formalitas, para wakil rakyat tampak berbaur langsung dengan masyarakat yang melintas di kawasan itu.
Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna. Turut mendampingi Sekretaris DPRD Jepara Sutrisno Santosa bersama jajaran sekretariat dewan, Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD, serta Persatuan Istri Anggota Dewan (PIAD).
Di sepanjang jalan depan gedung DPRD, ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas. Paket tersebut berisi kolak dalam gelas, nasi kotak, serta minuman untuk berbuka puasa.
Pengendara sepeda motor, sopir angkutan, pengemudi ojek online, hingga pejalan kaki tampak antre secara tertib menerima takjil. Banyak di antara mereka berhenti sejenak untuk mengucapkan terima kasih sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Momen sederhana ini menjadi pemandangan yang penuh kehangatan di bulan suci Ramadhan.
Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, mengatakan kegiatan berbagi takjil merupakan agenda rutin setiap Ramadhan yang tidak hanya dimaksudkan sebagai kegiatan sosial.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi cara sederhana untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

“Ramadhan selalu menjadi momen yang tepat untuk berbagi dan memperkuat silaturahmi. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa DPRD tidak hanya bekerja di ruang rapat, tetapi juga hadir dan berbaur di tengah masyarakat,” ujar Agus.
Ia menambahkan, kebersamaan antara anggota dewan, jajaran sekretariat, hingga organisasi pendamping seperti Dharma Wanita dan PIAD mencerminkan semangat kekeluargaan yang ingin terus dibangun di lingkungan DPRD.
Respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut terlihat cukup positif. Sejumlah pengendara yang menerima paket takjil mengaku terbantu, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
“Alhamdulillah, sangat membantu untuk berbuka nanti. Semoga kegiatan seperti ini terus ada setiap tahun,” ujar salah seorang pengendara yang melintas.
Kegiatan berbagi takjil ini berlangsung sekitar satu jam hingga menjelang waktu berbuka. Meski berlangsung singkat, suasana yang tercipta menunjukkan satu hal sederhana.
Di bulan Ramadhan, jarak antara lembaga pemerintahan dan masyarakat bisa terasa lebih dekat melalui aksi kecil yang penuh makna.
(Red.)








