Rumah Kayu di Gabus Grobogan Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Kerugian Rp 50 Juta

Berita, GROBOGAN654 Dilihat

GROBOGANPortalMuria.com | Cuaca ekstrem kembali menebar ancaman di wilayah Kabupaten Grobogan. Sebuah rumah kayu milik warga di Dusun Wonorejo, Desa Pelem, Kecamatan Gabus, roboh setelah diguyur hujan deras yang disertai angin kencang, Kamis (8/1/2026) sore.

Meski bangunan ambruk hingga rata dengan tanah, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Pemilik rumah, Yoga Adi Pradana (23), bersama seorang saksi berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum rumah runtuh.

Kapolsek Gabus AKP Witoyo, S.Sos. menjelaskan, kejadian berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan turun deras disertai terpaan angin kencang.

“Korban dan saksi berada di dalam rumah. Saat hujan dan angin kencang, tiba-tiba genteng rumah melorot. Keduanya langsung keluar rumah. Sekitar satu menit kemudian, bangunan rumah roboh,” ungkap AKP Witoyo.

Rumah tersebut merupakan bangunan kayu berbentuk limasan, dengan struktur utama dari kayu jati. Tiang-tiang penyangga rumah diketahui berukuran 14 x 14 x 350 sentimeter, namun tidak mampu menahan guncangan akibat cuaca ekstrem.

Akibat kejadian ini, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 50 juta. Hampir seluruh bagian rumah mengalami kerusakan parah dan tidak dapat dihuni kembali.

Mendapat laporan dari warga, Polsek Gabus bersama anggota Koramil serta masyarakat sekitar segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan pengecekan, pendataan, sekaligus membantu proses pembersihan puing-puing bangunan yang berserakan.

“Petugas telah melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, mendata korban dan saksi, hingga melaporkan kepada pimpinan.

Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait serta warga untuk gotong royong membersihkan puing rumah,” tambah Kapolsek Gabus.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di rumah dengan konstruksi rentan, agar meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Hujan lebat dan angin kencang berpotensi memicu bencana seperti rumah roboh dan pohon tumbang. Kami minta warga segera mencari tempat aman jika kondisi cuaca memburuk,” pungkas AKP Witoyo.

(Red.)