Rembang, PortalMuria.com | PSIR Rembang sukses mengamankan tiga poin penuh saat menjamu Safin Pati FC dalam lanjutan Liga 4 Jawa Tengah di Stadion Krida Rembang, Rabu sore (7/1/2026). Kemenangan meyakinkan dengan skor 3–0 diraih, namun di balik hasil tersebut terselip rasa heran dari sang kapten sekaligus striker andalan PSIR, Tri Handoko, yang menyayangkan banyaknya peluang emas terbuang.
Sejak peluit awal dibunyikan, Laskar Dampo Awang tampil agresif. Tekanan cepat membuahkan hasil saat Nur Ahmadi Salsabela Sena Putra membuka keunggulan pada menit ke-2. Gol cepat ini membuat PSIR semakin percaya diri mengurung pertahanan Safin Pati.
Dominasi tuan rumah berlanjut hingga akhirnya Tri Handoko menggandakan keunggulan lewat titik putih pada menit ke-31. Penalti tersebut lahir dari tekanan bertubi-tubi yang membuat lini belakang Safin Pati kewalahan.
Memasuki babak kedua, PSIR tak mengendurkan serangan. Sejumlah peluang matang tercipta, namun dewi fortuna seolah belum sepenuhnya berpihak. Bola membentur tiang, ditepis kiper, hingga terhenti genangan air di depan gawang.
Tri Handoko tak bisa menyembunyikan ekspresi keheranannya usai laga.
“Saya sendiri juga pengin cetak gol lagi, kena tiang, kena kiper. Ya Allah, mungkin faktor lapangan habis hujan juga, Mas. Tapi semua harus tetap disyukuri,” ujar Tri sambil tersenyum getir.
Gol penutup akhirnya hadir pada menit ke-69 melalui Muhammad Ubaid, memastikan PSIR menutup laga dengan kemenangan tanpa balas.
Pelatih PSIR Rembang, Yulian Syahreva, mengakui siapa pun tentu menginginkan kemenangan besar. Namun ia menilai sepak bola tak lepas dari faktor situasional.
“Namanya sepak bola situasional, siapa yang nggak pengin menang besar. Kalau belum rezeki, nggak akan bisa gol. Ada bola di depan gawang, tapi berhenti karena air. Itu lumrah, jangan didramatisir. Target utama menang dan ambil poin penuh,” tegasnya.
Pelatih kelahiran Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 24 Juli 1989 itu juga memastikan kondisi pemainnya aman.
“Nggak ada yang cedera. Paling kram biasa karena over. Itu lumrah,” tambah Yulian.
Sementara itu, pelatih Safin Pati FC, Raju Candra, secara sportif mengakui keunggulan PSIR Rembang.
“Selamat untuk PSIR. Permainan mereka sangat bagus dan layak menang. Anak-anak kami sudah bekerja keras, tapi hasilnya seperti ini,” katanya.
Raju juga menatap sisa laga dengan optimisme meski timnya telah menelan dua kekalahan.
“Masih ada empat pertandingan ke depan. Semoga bisa kami manfaatkan dengan baik,” pungkasnya.
(Red.)








