Polres Jepara Bangun SPPG di Nalumsari, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo

Berita, Jepara1023 Dilihat

JEPARA – PortalMuria.com | Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terus mengalir dari daerah. Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, kembali menunjukkan komitmennya dengan membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.

Pembangunan fasilitas strategis tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Senin (29/12/2025), yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso. Kehadiran SPPG ini diharapkan menjadi simpul penting dalam memastikan anak-anak usia sekolah mendapatkan asupan makanan sehat dan bergizi secara berkelanjutan.

Acara groundbreaking berlangsung dengan khidmat dan dihadiri berbagai unsur penting. Tampak hadir Auditor Kepolisian Madya (AKM) Tingkat III Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Ahmad Muhaimin, Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno, jajaran pejabat utama Polres Jepara, Bhayangkari Cabang Jepara, hingga Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H.

Selain itu, Forkompimcam Nalumsari, Petinggi Desa Muryolobo beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tamu undangan turut menyaksikan langsung dimulainya pembangunan gedung SPPG tersebut. Kehadiran lintas sektor ini menjadi simbol kuat kolaborasi dalam menyukseskan program nasional.

Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menegaskan bahwa SPPG akan difungsikan sebagai pusat pelayanan berbasis sinergi lintas sektor. Fokus utamanya adalah memastikan ketersediaan makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak usia sekolah serta masyarakat penerima manfaat.

“Pembangunan gedung ini merupakan langkah awal mendukung program strategis nasional untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. Polres Jepara siap berkontribusi aktif,” ujar AKP Dwi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan SPPG Polres Jepara. Menurutnya, fasilitas ini nantinya akan memproduksi makanan bergizi sesuai pedoman nutrisi nasional, dengan menu yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan harian siswa.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara menilai Program Makan Bergizi Gratis sebagai program yang sangat pro rakyat. Ia menyebut program ini dibangun dari bawah dengan fokus utama pada peningkatan kualitas gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Program Makan Bergizi Gratis memang sangat pro rakyat. Presiden membangun dari bawah dengan menumbuhkan gizi anak-anak agar mampu membangun Indonesia ke depan yang lebih baik,” ungkap Kajari Jepara.

Lebih lanjut, Kajari menegaskan bahwa Kejaksaan Negeri Jepara turut berperan aktif dalam mendukung program MBG melalui fungsi pengawasan dan kontrol. Kejaksaan akan memastikan operasional SPPG berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan bernilai gizi.

“Minimal kami mengetahui lokasi SPPG, jumlah sekolah penerima, serta mekanisme pendistribusian makanan. Ini penting agar program benar-benar tepat sasaran dan padat gizi,” jelasnya.

Kajari juga menyinggung tantangan geografis Kabupaten Jepara yang memiliki wilayah gunung dan laut. Meski demikian, ia menyambut baik rencana Polres Jepara yang akan membangun hingga 438 SPPG untuk menunjang pelaksanaan Program MBG secara maksimal.

“Dengan kondisi geografis Jepara, langkah membangun ratusan SPPG ini sangat membantu kelancaran program MBG,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya pembangunan SPPG yang dekat dengan sekolah serta pengawasan ketat terhadap kualitas makanan guna mencegah kasus-kasus serupa yang pernah terjadi di daerah lain.

Menutup pernyataannya, Kajari Jepara berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Jepara. Ia juga mendorong pemerintah daerah agar terus mendukung penambahan SPPG di wilayah yang belum terjangkau.

“Semakin banyak SPPG yang dibangun, maka program akan semakin merata dan berjalan sesuai Asta Cita Prabowo–Gibran,” tegasnya.

(Red.)