Bayi Temuan di Pati Resmi Diserahkan ke Keluarga Setelah 14 Hari Dirawat

Berita, Pati1318 Dilihat

PATI – PortalMuria.com | Akhir tahun 2025 menghadirkan kisah haru sekaligus menggemaskan di Kabupaten Pati. Bayi perempuan yang sempat menggemparkan warga setelah ditemukan di dalam keranjang sampah di Perumahan Puri Baru Permai, kini telah kembali ke pangkuan keluarga kandungnya.

Setelah menjalani perawatan intensif selama 14 hari di RS Mitra Bangsa Pati, bayi mungil itu diserahkan secara resmi kepada kakek dan nenek kandungnya, Rabu (24/12/2025). Prosesi penyerahan berlangsung penuh haru dan disaksikan langsung oleh Bupati Pati, Sudewo.

Bupati Pati Sudewo hadir langsung dalam prosesi penyerahan bayi yang digelar di Rumah Sakit Mitra Bangsa. Kehadiran orang nomor satu di Pati itu menjadi simbol nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap perlindungan anak dan pemenuhan hak-hak dasar anak sejak dini.

Penyerahan dilakukan secara resmi, tertib, dan sesuai prosedur hukum. Bayi diserahkan kepada keluarga kandungnya, yakni kakek dan nenek, dengan disaksikan unsur pemerintah daerah serta pihak rumah sakit.
Langkah ini memastikan bayi kembali ke lingkungan keluarga dalam kondisi aman, sehat, dan terlindungi secara hukum.

Dalam sambutannya, Bupati Sudewo mengungkapkan rasa syukur atas kondisi bayi yang kini sehat setelah mendapatkan perawatan maksimal.

“Hari ini kami menyerahkan secara resmi bayi kecil, mungil, cantik jelita yang 14 hari lalu ditemukan di sebuah tempat sampah oleh seorang warga dan kemudian dirawat di RS Mitra Bangsa,” ungkap Sudewo.
Menurutnya, kondisi bayi saat ini sangat baik.

“Alhamdulillah, bayi tersebut sehat wal’afiat. Hari ini kami serahkan secara resmi kepada kakek-neneknya,” lanjutnya.

Bayi perempuan tersebut kini resmi memiliki nama Ratu Cantika Mitrawati. Nama itu bukan sekadar identitas, melainkan simbol perjalanan hidup dan kepedulian banyak pihak.

Sudewo menjelaskan, nama depan “Ratu” dan nama belakang “Mitrawati” berasal darinya, sementara “Cantika” merupakan usulan keluarga.

“Nama sudah kami komunikasikan bersama keluarga. Keluarga punya ‘Cantika’, saya lengkapi dengan ‘Ratu’, dan kami pilih ‘Mitrawati’ agar tidak melupakan perhatian dan pertolongan besar dari RS Mitra Bangsa,” jelas Sudewo.

Bupati Pati turut mendoakan agar Ratu Cantika Mitrawati tumbuh menjadi anak yang cerdas, bahagia, dan sukses di masa depan.

“Semoga kelak menjadi anak yang pintar, bahagia, dan sukses, serta mampu membahagiakan keluarga,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat agar tidak menghakimi pihak keluarga maupun sang anak atas peristiwa yang telah terjadi.

“Saya mohon kepada masyarakat untuk tidak menghakimi siapa pun. Mari kita lihat ini sebagai pelajaran dan fokus pada masa depan anak,” tegas Sudewo.

Kisah Ratu Cantika Mitrawati menjadi potret bahwa di balik peristiwa memilukan, masih ada kepedulian, empati, dan harapan. Dari keranjang sampah hingga pelukan keluarga, perjalanan hidup bayi mungil ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak atas cinta, perlindungan, dan masa depan yang lebih baik.

(Red.)