Enam Jabatan Strategis Akhirnya Terisi, Pemkab Jepara Akhiri Era Plt

Berita, Jepara1168 Dilihat

JEPARAPortalMuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara resmi melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama secara definitif dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung Shima, Senin (15/11/2025) pagi. Pelantikan ini menjadi penanda penting berakhirnya kekosongan sejumlah jabatan strategis yang selama ini hanya diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan. Seluruh pejabat yang dilantik menandatangani berita acara sebagai bentuk komitmen moral dan administratif dalam menjalankan amanah negara.

Enam pejabat yang dilantik merupakan hasil dari proses seleksi terbuka yang diselenggarakan Panitia Seleksi (Pansel). Mereka telah melewati serangkaian tahapan ketat, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi manajerial dan teknis, hingga penilaian akhir sesuai ketentuan perundang-undangan.

Langkah ini ditegaskan sebagai upaya menjaga prinsip merit system dalam pengisian jabatan birokrasi, sekaligus menjawab keraguan publik terhadap praktik politisasi jabatan struktural di daerah.

Pelantikan ini sekaligus mengakhiri periode transisi birokrasi yang cukup panjang. Selama ini, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis dijalankan oleh Plt, kondisi yang dinilai berpengaruh terhadap efektivitas pengambilan kebijakan serta percepatan program pembangunan daerah.

Dengan ditetapkannya pejabat definitif, Pemkab Jepara berharap roda pemerintahan dapat bergerak lebih solid, cepat, dan terukur.

Adapun enam pejabat yang resmi dilantik adalah:

1. Karunatiti, SE, MM sebagai Kepala Bappeda Litbang

2. Budhi Sulistyawan, SSTP, MSi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika

3. Hadi Sarwoko, SKM, MKes, MM sebagai Kepala Dinas Kesehatan

4. Mudhofir, SPT, MSi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)

5. Drs. Arwin Noor Isdiyanto sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

6. Anjar Jambore Widodo, S.Sos, MH sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)

Dalam sambutannya, Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menyampaikan pesan keras namun lugas kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan struktural di lingkungan Pemkab Jepara bukanlah hadiah politik, melainkan amanah institusi yang harus dijalankan secara profesional.

“Jabatan ini bukan hadiah politik. Bekerjalah sesuai amanat institusi, bukan kepada bupati. ASN harus tetap netral dan profesional,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Jepara ingin menutup ruang kompromi terhadap intervensi politik dalam birokrasi.

Lebih jauh, Bupati juga mengingatkan agar para pejabat tidak terjebak dalam kepentingan kelompok maupun tekanan politik tertentu. Menurutnya, birokrasi yang sehat hanya dapat terwujud jika ASN berdiri di atas kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi atau golongan.

Pelantikan ini pun dibaca sebagai ujian awal bagi komitmen reformasi birokrasi di Jepara: apakah jabatan akan benar-benar menjadi alat pelayanan publik, atau kembali tersandera oleh praktik lama yang sarat kepentingan. Waktu dan kinerja para pejabat yang baru dilantik akan menjadi jawabannya.

(Red.)