GROBOGAN, PortalMuria.com — Suasana apel pagi di Mapolres Grobogan mendadak berubah tegang pada Senin (1/12/2025). Sebanyak 211 personel langsung digiring menuju pemeriksaan urine mendadak yang dipimpin Plt. Kasi Propam Polres Grobogan, Iptu Masngud Afandi. Tanpa aba-aba, tanpa jeda, seluruh anggota wajib mengikuti pemeriksaan ketat ini.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Polres Grobogan tak ingin memberi sedikit pun celah pada potensi penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian. Tim Dokkes diterjunkan lengkap dengan alat deteksi khusus yang mampu membaca jejak berbagai jenis zat terlarang.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan ini dilakukan mendadak agar hasilnya lebih akurat,” tegas Iptu Masngud Afandi.
Pemeriksaan berlangsung transparan—tanpa pengecualian, tanpa kompromi. Setiap anggota diminta memberikan sampel yang kemudian langsung dianalisis di lokasi. Sebelum pemeriksaan dimulai, Propam juga menggelar penguatan disiplin mengenai sanksi hukum maupun kedinasan bagi siapa pun yang berani bermain-main dengan narkotika.
Menurut Iptu Masngud Afandi, tes semacam ini bukan sekadar formalitas, tetapi alat kontrol penting untuk menjaga kepercayaan publik.
“Anggota Polri harus menjadi contoh dalam memerangi narkoba. Tidak boleh ada toleransi sedikit pun,” ujarnya menegaskan.
Selain sebagai langkah deteksi dini, tes urine massal ini juga menjadi bentuk pembinaan internal bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi dimulai dari tubuh institusi sendiri.
Hasilnya? Seluruh anggota yang diperiksa dinyatakan negatif, tanpa satu pun indikasi keterlibatan narkoba.
Dengan pelaksanaan tes urine mendadak terhadap 211 personel ini, Polres Grobogan menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan profesional, serta memperkuat kualitas pelayanan kepolisian bagi masyarakat Grobogan.
(Red.)














